Food Court “SAUJANA RASA” UMKM Semakin Menggeliat Di Kabupaten Serdang Bedagai

  • Bagikan
Teks foto:Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya, meresmikan pusat jajanan Saujana Rasa di Kota Sei Rampah
Teks foto:Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya, meresmikan pusat jajanan Saujana Rasa di Kota Sei Rampah

Berbagi cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah tarap hidup keluarga maupun bagi orang yang di pekerjakan, sehingga salah satu untuk mengatasi pengangguran, perkembanbangan usaha usah Mikro pada malam hari membuat perputaran ekonomi semakin meningkat di berbagai Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai.

Dalam kurun tiga tahun ini terlihat perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan juga Usaha Kecil dan Menengah (UKM) keduanya termasuk dalam dunia usaha dan keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam membangun perekonomian, sehingga pendapatan bagi keluarga pelaku usaha dan pekerja mengalami perubahan.

Teks foto:Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi UMK1M Kabupaten Serdang Bedagai, H.Ikhsan, AP, MSi.
Teks foto:Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi UMK1M Kabupaten Serdang Bedagai, H.Ikhsan, AP, MSi.

Hal ini di katakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, H Ikhsa,AP, MSi, mengatakan bahwa perkembangan usaha UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai belakangan ini menunjukkan kearah dan kondisi yang lebih baik, walaupun tidak terlalu signifikan namun geliat para pelaku usaha mikro khususnya di sisi kuliner semakin pesat, baik dari makanan dan minuman kekinian sudah banyak bermunculan di Kabupaten Serdang Bedagai.

Pertumbuhan para pelaku usaha ini tidak terlepas dari peran Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi,dan UKM, sehingga dalam memfasilitasi para pelaku usaha UMKM ini lebih ke arah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari para pelaku usaha mikro, salah’satunya memfasilitasi mereka dengan pelatihan, pemanfaatan aplikasi sosial media dalam memasarkan produk dan jasa yang di hasilkan.

Teks foto:Warga yang berkunjung ke Pusat Jajanan Kota Sei Rampah, Food Court Saujana Rasa di Kota Sei Rampah, (Azwen Fadley
Teks foto:Warga yang berkunjung ke Pusat Jajanan Kota Sei Rampah, Food Court Saujana Rasa di Kota Sei Rampah, (Azwen Fadley}

Memberikan fasilitas pemasaran bagi para pelaku UMKM Serdang Bedagai dalam event dan cara-cara yang dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai, seperti adanya kunjungan anggota DPRD dari daerah lain, acara TNI Manunggal Masuk Desa, Kunjungi Menteri Koperasi dan UKM, kunjungan Menteri Pariwisata, kunjungan Menteri Pertanian dan lainnya dan begitu juga di luar Kabupaten Serdang Bedagai, seperti di acara PRSU,PLUT Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Ina Carft Jakarta, sehingga dengan hasil usaha kecil dan menengah dari Kabupaten Serdang Bedagai menjadi di kenal masyarakat luar.

 

Berkembangnya usaha UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM juga sangat berperan dalam memfasilitasi para pelaku usaha mikro di seputaran Kota Sei Rampah dengan melakukan upaya perpindahan para pedagang yang sudah lama berjualan di pinggiran Kota Sei Rampah yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai lokasi untuk para pelaku usaha mikro yang berusaha dipinggir jalan tempat lokasinya eks pajak Sei Rampah yang nama kerennya “SAUJANA RASA” Sei Rampah, sehingga para pelaku usaha mikro yang pastinya lebih nyaman berjualan dari pada tempat sebelumnya dan begitu juga para konsumen yang akan menikmati makanan dan minuman menjadi nyaman,tenang, jauh dari abu di pinggir jalan.

Teks foto:Bupati Serdang Bedagai, H Darma Wijaya, bersama tokoh masyarakat Sei Rampah, usai meresmikan Food Court Saujana Rasa pusat jajanan UMKM di Kota Sei Rampah
Teks foto:Bupati Serdang Bedagai, H Darma Wijaya, bersama tokoh masyarakat Sei Rampah, usai meresmikan Food Court Saujana Rasa pusat jajanan UMKM di Kota Sei Rampah

Kenyamanan juga sangat di rasakan pedagang dan pembeli, di saat menikmati makanan dan minuman tersedia lahan parkir yang dijaga petugas parkir, sehingga para konsumen yang membawa keluarganya lebih tenang dan dapat berinteraksi sesama konsumen lainnya dan ini juga suatu gerakan untuk meramaikan Kota Sei Rampah sebagai Ibukota Kabupaten Serdang Bedagai dan terlihat di malam hari sebelum adanya lokasi atau lapak para pelaku usaha mikro yang namanya “Saujana Rasa” Kota Sei Rampah di gelar ‘Kota Hantu ” Kota Mati dan Sepi, namun berkat Pemikiran Pimpinan Kepala Daerahnya Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya dan Wakil Bupati H Adlin Tambunan, eks Pajak Sei Rampah di jadikan lokasi Pusat Jajanan Food Court “Saujana Rasa” dan Alhamdulillah Kota Sei Rampah sudah hidup kembali dan usah mikro semakin menggeliat.

“Saujana Rasa” Di Resmikan Bupati.

Suatu kebanggaan bagi masyarakat Kota Sei Rampah dan suatu kepedulian Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dengan di resmikan pusat jajanan di Kota Sei Rampah, oleh Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya, Pujasera “Saujana Rasa” sebagai Food Court, bahwa penuh rasa syukur, mengapresiasi langkah signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta memberdayakan Usaha Mikro kecil dan menengah di daerah yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya ini.

Kata Bupati Darma Wijaya lagi di saat peresmian Food Court Saujana Rasa, ini merupakan manifestasi nyata dari perusahaan positif yang di harapkan terutama bagi Kecamatan Sei Rampah dan Kabupaten Serdang Bedagai secara keseluruhan.

Lokasi Saujana Rasa, area ini adalah pasar Sei Rampah yang telah direlokasi, konsep Food Court bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis, peluang usaha ekonomi dan variasi kuliner.

UMKM Dalam Pembinaan Dinas.

Dalam hal pembinaan kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, UKM, H Iksan AP, MSi yang juga mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Serdang Bedagai ini, Dinas melakukan pembinaan ke banyak UMKM, kita sangat berharap kedepannya akan menjadi UMKM yang mandiri, berkembang dan bertahan serta membuka peluang tenaga kerja.

Modal Usaha UMKM dari Dana KUR.

Ketika di singgung tentang modal untuk usaha, Kepala Dinas, H Ikhsan,AP, MSi, mengatakan, modal usaha dari Dinas tidak ada, karena untuk bantuan permodalan, Pemerintah pusat sudah ada penyaluran bantuan melalui program KUR dari perbankan, penyaluran KUR dengan bunga yang lebih rendah.

Izin Usaha UMKM.

UMKM sangatlah penting dalam perizinan, izin usaha seyogyanya ya lebih baik, saat ini pelaku usaha mikro di mudahkan dalam izin usaha namanya izin usahanya, NIB, (Nomor Induk Berusaha) dan izin usaha ini berlaku untuk seumur hidup, selama dia menjalankan usahanya, Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM juga bisa membantu memfasilitasi penerbitan NIB, ini karena penerbitannya bersifat online, sehingga para pelaku usaha pedagang bisa datang langsung ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Serdang Bedagai di Firdaus.

BPJS Punya peran dalam usaha.

Di tambahkan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, H Ikhsan, pelaku usaha UMKM peran sertanya dalam BPJS dan ini sangat di sarankan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ini sangatlah penting bagi para pelaku usaha, ini memang sangat bermanfaat besar bagi pribadi masing-masing pelaku usaha mikro, hanya saja kata Kepala Dinas, ini juga di butuhkan komitmen masing-masing dalam pembayaran iuran polisnya, agar keanggotaannya selalu aktif dan jika pada saat kapan BPJS ini di perlukan tidak lagi repot -repot mengurusnya.

Menjadi TKI Keluar Negeri.

Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Serdang Bedagai tidak terlepas dari para pencari kerja ke luar negeri, kata H Ikhsan, bagi para tenaga kerja keluar negeri untuk amannya bekerja ke luar negeri ada bidang yang menanganiya di Bidang Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (PENLATAS) untuk mempermudah masyarakat yang hendak bekerja ke Luar Negeri bisa mendatangi Pelatnas yang beralamat kantor di Kompleks Perumahan Bumi Sergai (sebelah gedung dinas utama) Firdaus.

Bagaimana syarat untuk bekerja ke Luar Negeri, di kantor PELANTAS di sana bisa berkomunikasi mendapatkan brosur-brosur cara dan ketentuan syarat yang di butuhkan ada di kantor Pelantas, sehingga warga yang melalui jalur reami bisa nyaman bekerja di luar negeri.

Tenaga kerja yang telah bekerja ke Luar Negeri Malaysia dari data yang di peroleh pada tahun 2022 pada bulan May sebanyak 34 orang TKI perempuan, bulan Juni, sebanyak 191 orang TKI, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 186 orang perempuan, bulan Juli, sebanyak 159 orang TKI, 32 orang laki-laki dan 127 TKI perempuan, bulan Agustus, sebanyak 88 orang TKI, terdiri dari 10 orang laki-laki dan 78 orang TKI perempuan, bulan September, sebanyak 173 orang TKI, terdiri dari 19 orang laki-laki dan 154 orang perempuan, bulan Oktober sebanyak 183 orang TKI, terdiri dari, 18 orang TKI laki-laki dan 165 TKI perempuan, bulan November, sebanyak 194 orang TKI, terdiri dari, 56 orang TKI, laki-laki dan 138 TKI perempuan, dan bulan Desember, sebanyak 158 orang TKI terdiri dari 43 TKI laki-laki dan 115 TKI perempuan.

Sementara itu dari informasi di saat penulis mengurus pasport terlihat di bagian Imigrasi baik di Bandara KNIA, Medan di Tebing Tinggi dan di Pematang Siantar, banyak WNI yang mengurus paspor ke Malaysia apakah itu sebagai pelancong atau untuk mencari kerja.

Penulis menggali informasi di saat kunjungan ke Luar Negeri Malaysia, beberapa hari lalu, bahwa informasi di Malaysia, banyak TKI asal Indonesia yang bekerja di Malaysia, dan ini adanya pekerja ilegal yang di tahan, di kejar-kejar Polisi dan ada juga yang aman karena mengurua permit, begitu juga yang masa pasportnya habis massa berkunjung lalu bertahan bekerja di tempat majikannya, inilah mengapa banyak TKI kita di deportasi, akibat visa kunjungan habis lalu paspor pelancong di kuatkan menjadi pekerja.

Oleh sebab itu bagi para warga yang ingin bekerja keluar Negeri bisa melalui jalur resmi melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Serdang Bedagai di Firdaus.(Penulis Azwen Fadley)

Berikan Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *