Dewan Minta Bulog Gelar Operasi Pasar

  • Bagikan
DRH H Rubian Harja, Ketua Komisi III DPRK Langsa. Waspada/Ist
DRH H Rubian Harja, Ketua Komisi III DPRK Langsa. Waspada/Ist

LANGSA (Berita): Harga gula pasir putih yang dijual secara eceran di pasar Kota Langsa ‘tak manis lagi’ yang mengalami kenaikan harga yang signifikan dan terus merangkan naik dari harga sebelumnya Rp 12,000/kg kini menjadi Rp 17,000/kg, Jumat (13/3).

Pedagang grosir diseputaran Jalan Sudirman, Asri, yang ditanyai wartawan mengatakan, kenaikan harga gula pasir cukup drastis dalam waktu sepekan terakhir.

“Di mana harga sebelumnya hanya berkisar Rp 11,000/kg hingga Rp 12,000/kg saja, namun saat ini melonjak naik hingga Rp 17,000/kg,” jelasnya.

Di samping itu juga ada beberapa item barang lain juga yang akan mengalami kenaikan seperti minyak goreng curah, beras dan lainnya. “Kalau digrosir hanga gula mencapai Rp17,000/kg, untuk pedagang kios dipastikan akan lebih mahal lagi,” ucap Asri.

Secara terpisah, terkait kenaikan harga gula, Ketua Komisi III DPRK Langsa, Drh H Rubian Harja, yang dimintai tanggapannya meminta secepatnya pemerintah dan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan operasi pasar menyikapi melonjaknya harga jual gula pasir.

“Menurut saya harga gula hingga Rp17,000/kg merupakan harga yang cukup tinggi, oleh karena pihak dinas maupun Bulog harus cepat mengambil sikap melakukan operasi pasar,” pinta Rubian Harja dari politisi dari Partai Golkar itu.

Lanjutnya, apalagi jelang bulan Ramadhan masyarakat banyak sangat membutuhkan gula pasir dan bahan pokok lainnya. “Dalam minggu ini kita minta dinas dan Bulog segera mengelar operasi pasar terkait kenaikan harga gula pasir di pasaran,” pungkasnya. (Waspada.id)

Berikan Komentar
  • Bagikan