Pergi Mengambil Egrek, Warga Desa Persatuan Ditemukan Tewas Di Kebun Sawit

  • Bagikan

ASAHAN (beritasore.co.id): Seorang pria bernama Rudi Ponimin (58) penduduk Dusun III Desa Persatuan, ditemukan tewas di areal Perkebunan Kelapa Sawit milik H. Ramli di Dusun I Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Rabu (04/02/26). Kematian ayah dua anak itu masih mengundang “misterius ” karena dari jasad korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan maupun bekas gigitan ular sebagaimanayang diisukan.

Menurut keterangan Kepala Desa Persatuan, Suganda saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (05/02) mengatakan pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB korban pergi untuk mengambil egreknya yang teringgal di kebun H. Ramli tempatnya bekerja memanen kelapa sawit.

“Karena hingga pukul 4 sore korban tak kunjung kembali ke rumah keluarga merasa cemas apa lagi korban pergi tanpa membawa bekal makanan, ujar Kades.

Ketika dilakukan pencarian bersama warga, pertamakali ditemukan sepatu korban di areal kebun sawit H. Ramli. Kemudian dilakukan penyisiran tidak jauh dari itu korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Saat ditemukan posisi tengkurap dan tangan mengepal dari mulutnya ada sedikit mengeluarkan darah. Karena sulitnya jalan yang dilalui menuju jalan besar jasad korban dievakuasi dengan menggunakan drum plastik belahan yang digunakan untuk melangsir buah sawit menyelusuri kanal (sungai kecil),

“Hasil visum pihak medis didampingi pihak kepolisian diperoleh keterangan korban diduga terkena serangan jantung, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka di bagian tubuh korban”, ungkap Kades.

Senada dengan Kapolsek Pulau Raja yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Wanter Simanungkalit, tidak ditemukan indikasi tindak kriminal. Fakta-fakta yang ditemukan menguatkan dugaan kematian korban adalah murni akibat sakit.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada diri korban, keluarga mengikhlaskan kematian korban dan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi”, tandas Kanit. (min).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *