Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif

  • Bagikan
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah (kiri) bersama Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Mutyara (tengah) pada pertemuan Coffee Morning Rabu (11/2/2026). beritasore.co.id/ist

MEDAN (beritasore.co.id): Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat mendukung pencapaian kinerja keuangan.

Penataan struktur, akselerasi digitalisasi layanan, serta penguatan pembiayaan sektor produktif menjadi fokus untuk meningkatkan kontribusi terhadap ekonomi daerah dan nasional.

Dalam Coffee Morning Bersama Bank Sumut bertema Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi yang digelar Rabu (11/2/2026) terungkap, langkah ini diambil sebagai visi manajemen Bank Sumut di tengah perubahan pola layanan keuangan yang semakin digital, tuntutan efisiensi operasional, dan kebutuhan memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Dalam konteks nasional, penguatan bank pembangunan daerah dinilai penting karena menjadi penghubung pembiayaan pembangunan wilayah, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Mutyara mengatakan perubahan organisasi merupakan tindak lanjut Rapat Umum Pemegang Saham pada November 2025, termasuk penetapan kepemimpinan baru. Disertai dengan penyesuaian struktur yang dilakukan agar koordinasi dan kolaborasi kerja menjadi lebih efektif.

“Manajemen menargetkan pertumbuhan jangka panjang sejalan dengan dorongan pemegang saham dan arah penguatan daya saing bank daerah yang terus didorong regulator,” ungkap Firsal Mutyara.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengatakan transformasi yang dijalankan bertujuan menjaga relevansi bank di tengah perubahan ekonomi dan kebutuhan nasabah.

“Transformasi bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan agar bank tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi, ekonomi, dan perilaku masyarakat,” ujarnya.

Strategi tersebut dijalankan melalui konsolidasi internal, penataan organisasi, percepatan digitalisasi, serta penguatan peran sebagai mitra pemerintah daerah dan masyarakat. Bank Sumut juga mengarahkan penguatan pada tiga hal utama: menjaga fundamental kelembagaan yang sehat, menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, dan memperluas dukungan terhadap UMKM serta sektor produktif.

Digitalisasi ditempatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi proses bisnis, sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan. Di sisi lain, peningkatan pembiayaan produktif diharapkan memberi dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk pada pertumbuhan usaha lokal.

“Peran bank daerah tidak hanya soal bisnis, tetapi juga memperluas inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Itu yang terus kami perkuat,” kata Heru.

Melalui langkah ini, transformasi Bank Sumut diarahkan bukan hanya pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga pada peningkatan akses layanan keuangan masyarakat dan dukungan terhadap aktivitas ekonomi daerah. Bank menargetkan dapat berkembang sebagai lembaga keuangan daerah yang modern, kompetitif, dan tetap dekat dengan kebutuhan publik. (rel/wie)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *