Masjid Di Selangor Tutup Hingga 31 Mei

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

Malaysia (Berita): Sultan Negara Bagian Selangor, Malaysia, Sharafuddin Idris Shah, menerbitkan dekrit yang memperpanjang penghentian sementara aktivitas seluruh masjid di wilayah tersebut demi membatasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ini berarti, ibadah shalat Jumat dan shalat berjemaah serta khotbah di seluruh masjid dan musala di Selangor akan ditiadakan sementara hingga 31 Mei mendatang. Demikian seperti dilaporkan kantor berita Malaysia, Bernama dan dilansir Malaysia Kini, Kamis (16/4).

Namun, ditambahkan oleh Sekretaris Pribadi Sultan Sharafuddin, Mohamad Munir Bani, bahwa arahan terbaru akan dirilis jika situasi pandemi virus Corona bisa diselesaikan lebih cepat dari batasan waktu tersebut.

“Keputusan untuk memperpanjang penghentian ini diambil dalam rapat khusus antara Dewan Keagamaan Islam Selangor dan Departemen Agama Islam Selangor,” sebut Mohamad Munir. “Shalat Jumat yang ditunda harus diganti dengan shalat zuhur (di rumah), sementara shalat tarawih selama Ramadan ini harus dilakukan di rumah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mohamad Munir menyebut bahwa Sultan Sharafuddin juga menyampaikan kekhawatiran bahwa 6,5 juta orang warga Selangor bisa terpapar virus corona jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan secara serius.

Sultan Sharafuddin mengimbau warga Selangor tetap di rumah sambil menjaga kebersihan dan mempraktikkan social distancing. Ditegaskan Sultan Sharafuddin bahwa semua warga Selangor harus mematuhi panduan dari Kementerian Kesehatan.

Disebutkan juga oleh Mohamad Munir bahwa Sultan Sharafuddin menyesalkan beredarnya berita-berita palsu soal virus corona yang memicu kecemasan di masyarakat. “Sultan Sharafuddin menyerukan warga terus mendoakan kesejahteraan rakyat dan negara,” tandasnya. (bernama/And)

Berikan Komentar
  • Bagikan