Yayasan Geutanyoe Dan Save The Children Salurkan Bantuan Bagi Korban Becana

  • Bagikan
Teks foto : Salah satu warga saat menerima bantuan alat dapur dari Yayasan Geutanyoe dan Save The Children.
Teks foto : Salah satu warga saat menerima bantuan alat dapur dari Yayasan Geutanyoe dan Save The Children.

KUALASIMPANG (beritasore.co.id): Bagi korban bencana, hal yang paling membahagiakan adalah ketika mereka bisa kembali menyediakan makanan hangat bagi anak dan istri di bawah atap rumah sendiri.

Harapan sederhana itu kini mulai terwujud bagi ratusan warga Kabupaten Aceh Tamiang berkat kepedulian Yayasan Geutanyoe dan Save The Children.

Melalui kolaborasi kemanusiaan yang erat, kedua lembaga non-pemerintah ini menyalurkan bantuan alat dapur (Household Kit) yang menjadi kunci bagi warga untuk memulai kembali kemandirian pasca-trauma banjir bandang hidrometeorologi.

Air Mata Syukur di Balik Huntara

Di tengah deretan Hunian Sementara (Huntara), tampak Abdullah, salah seorang warga yang rumahnya hancur total diterjang amukan air beberapa waktu lalu, Baginya mendapatkan tempat berteduh barulah langkah pertama, namun bisa kembali memasak di dapur adalah pelengkap kebahagiaan keluarganya.

Dengan mata berkaca-kaca saat menerima paket kompor dan peralatan masak di Masjid Nurul Iman, Kampung Tanjung Seumantoh, Rabu (15/4/2026), Abdullah mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga.

“Rumah saya sudah rata dengan tanah, dan sekarang kami tinggal di Huntara. Tapi di dalam rumah pun kami bingung kalau tidak ada alat untuk masak. Bantuan dari Yayasan Geutanyoe dan Save The Children ini sungguh luar biasa, kami merasa sangat terbantu karena kini dapur kami bisa berasap lagi,” tutur Abdullah haru.

Lebih dari Sekadar Bantuan Materi

Penyaluran 547 paket alat masak di Kampung Tanjung Seumantoh ini hanyalah satu dari rangkaian aksi besar yang menjangkau tiga kecamatan: Sekerak, Karang Baru, dan Kota Kualasimpang. Selain alat rumah tangga, mereka juga mendistribusikan paket kebersihan (Hygiene Kit) dan paket pendidikan bagi anak-anak.

Koordinator Program Yayasan Geutanyoe, Hendro Kurnia Putra, menegaskan bahwa fokus mereka bersama Save The Children adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi agar mereka memiliki kekuatan untuk bangkit.

“Kami ingin setiap warga, terutama yang sedang berjuang di Huntara, merasa bahwa mereka tidak sendirian. Bantuan alat dapur ini kami harapkan bisa mengurangi beban ekonomi dan menjadi penyemangat agar masyarakat kembali berdaya,” jelas Hendro.

Kemitraan yang Menghangatkan Hati

Pemerintah kampung melalui Pj. Datok Penghulu, Ahmad Ramlan, mengakui bahwa peran lembaga seperti Yayasan Geutanyoe dan Save The Children sangat krusial dalam mengisi celah-celah kebutuhan warga yang belum terjangkau sepenuhnya.

“Kehadiran mereka di tengah masa sulit ini sungguh menyejukkan. Terima kasih telah peduli pada kebutuhan paling dasar warga kami, yakni peralatan untuk menyambung hidup sehari-hari di rumah,” tuturnya.

Aksi Kemanusiaan dalam Angka:

Mitra Pelaksana: Yayasan Geutanyoe & Save The Children.
Titik Distribusi: Kampung Tanjung Seumantoh (Kec. Karang Baru).
Penerima Manfaat: 547 Kepala Keluarga.
Isi Bantuan: Kompor gas, panci, dan perlengkapan dapur esensial lainnya.

Kini, di balik dinding-dinding huntara dan rumah warga, bunyi denting spatula dan api kompor yang menyala menjadi simbol bahwa kehidupan di Aceh Tamiang telah kembali berdenyut, perlahan namun pasti. (hen)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *