BLANGKEJEREN (beritasore.co.id): PT Erlangga, sebagai salah satu penerbit buku-buku sekolah menyalurkan buku di Kabupaten Gayo Lues sudah sesuai aturan yang berlaku.
Hal itu ditegaskan Heri Kasrin,SE, selaku penyalur buku di Kabupaten Gayo Lues kepada beritasore.co.id Minggu (1/3/2026).
Heri menjelaskan PT Erlangga melayani pesanan sekolah sudah mengikuti petunjuk teknis (juknis) BOS dan tata cara pengadaan barang dan jasa yang di keluarkan Permen Dikdasmen, salah satunya pembelanjaan dari Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah).
SIPLah sendiri merupakan platform daring yang diwajibkan dalam aturan pengadaan barang/jasa satuan pendidikan (sekolah) untuk transaksi menggunakan dana BOS. SIPLah memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan administrasi.
Namun belakangan banyak yang menuding negatif terkait pengadaan dan penyaluran buku sekolah PT Erlangga melalui berbagai pemberitaan di sejumlah media online dan juga LSM.
Heri menegaskan pihaknya merasa dirugikan dan dipermalukan oleh pemberitaan tersebut. Sampai ada yang menyebutnya penyaluran tidak sesuai mekanisme, bahkan menuding cetakan diduga bajakan, buram dan kertas tipis.
”Saya akan menempuh jalur hukum apabila permasalahan ini terus dilakukan,’ tegas Heri.
Dia juga menyayangkan pemberitaan tanpa konfirmasi dari dirinya selaku penyalur PT Erlangga di Gayo Lues.
Dengan pemberitaan ini, kata Heri, seolah – olah, hanya buku penerbit PT Erlangga yang beredar di Gayo Lues.”Padahal sepengetahuan saya ada beberapa PT penerbitan buku yang masuk di Kabupaten Gayo Lues,” ungkapnya.
Menurut Heri, dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues juga telah menanggapi permasalahan tersebut dan mengharapkan agar dapat diselesaikan dengan baik. (miq)















