BINJAI (beritasore.co.id): Pemerintah Kota Binjai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dibuka langsung oleh Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP di Pendopo Umar Baki, Kamis (9/4).
Musrenbang mengusung tema “Mengoptimalkan penyempurnaan regulasi yang inklusif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pembangunan infrastruktur ramah lingkungan guna mendukung penguatan ekonomi kreatif, integrasi sektor wisata, dan ketahanan pangan di Kota Binjai.” Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Binjai sebagai bentuk komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Wali Kota Binjai menegaskan penyusunan RKPD Tahun 2027 merupakan momentum penting bagi pemerintah kota, khususnya dalam memasuki tahun kedua masa kepemimpinan periode 2025–2030. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman dalam menjalankan kebijakan strategis serta program pembangunan di tahun mendatang.
Ia memaparkan tujuh program prioritas yang akan dituangkan dalam RKPD 2027, yakni peningkatan akses dan mutu pendidikan dasar yang inklusif dan berkarakter; perlindungan serta pemberdayaan masyarakat melalui jaminan sosial; peningkatan layanan kesehatan terpadu; penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, koperasi, dan UMKM berbasis digital; pembangunan kota berkelanjutan melalui infrastruktur hijau; tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional melalui reformasi birokrasi; serta dukungan terhadap program prioritas provinsi dan nasional.
“Musrenbang RKPD ini menjadi media penguatan komitmen dan kerja sama seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan, agar dokumen yang dihasilkan berkualitas dan tepat waktu,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Utara diwakili Perencana Ahli Utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Ir. Muhammad Armand Effendy Pohan, M.Si menyampaikan visi pembangunan provinsi, yakni “Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara unggul, maju, dan berkelanjutan”. Ia menekankan sejumlah prioritas, di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur kewilayahan, pertanian, investasi kawasan.
Musrenbang menghadirkan narasumber, di antaranya Abdul Khalim selaku Deputi Direktur Kantor Perwakilan Wilayah BI Sumatera Utara yang membahas peningkatan daya saing ekonomi melalui investasi dan UMKM, Anthony Veery Mardiant selaku dosen prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sumatera Utara terkait strategi pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, serta Oktavia Siska Yanti selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Sumatera Utara mengenai arah kebijakan dan fokus intervensi pembangunan Provinsi Sumatera Utara tahun 2027.( RR)













