Wakil Wali Kota Gunungsitoli Terima Audiensi Komandan KRI Bung Karno-369

  • Bagikan

Gunungsitoli, (beritasore.co.id): Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., didampingi Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli menerima audiensi Komandan KRI Bung Karno-369, Letkol Laut (P) Tomosa Uskarlind Larosa, M.Tr.Opsla., beserta para Perwira KRI dan Perwira Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias, bertempat di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (11/03/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari kunjungan Komandan KRI Bung Karno-369 dalam rangka pelaksanaan patroli rutin di wilayah Pantai Barat Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Nias.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian TNI Angkatan Laut melalui kehadiran KRI Bung Karno-369 di wilayah Nias. Ia menyambut baik kegiatan patroli yang dilaksanakan sebagai upaya menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan Pantai Barat. Pemerintah Kota Gunungsitoli juga mendukung kegiatan open ship yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung kapal perang Republik Indonesia serta mengenal lebih dekat Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI Angkatan Laut.

Sementara itu, Komandan KRI Bung Karno-369 menyampaikan bahwa kapal korvet kepresidenan tersebut tengah melaksanakan patroli rutin di sektor Pantai Barat Indonesia untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan, sekaligus singgah di beberapa daerah yang jarang disinggahi KRI, termasuk wilayah Nias. Ia juga menginformasikan bahwa KRI Bung Karno-369 membuka kegiatan open ship bagi masyarakat dan unsur Forkopimda untuk melihat langsung kapal perang tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk keterbukaan TNI Angkatan Laut kepada masyarakat, sekaligus upaya menumbuhkan patriotisme, rasa cinta tanah air, dan kebanggaan terhadap Alutsista buatan dalam negeri. Masyarakat dipersilakan berkunjung tanpa dipungut biaya, karena kegiatan ini murni untuk mensosialisasikan kehadiran KRI dalam melaksanakan patroli dan menjaga perairan Indonesia, sebelum kapal melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Teluk Dalam – Nias Selatan.(KZ)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *