BATUBARA (beritasore.co.id): Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/3026 M di dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara, perwakilan dari TNI, Polri, Kejaksaan dan tamu undangan di Lapangan Lapas Labuhan Ruku Rabu (4/2-2026).
Kepada sejumlah Wartawan, Kalapas Labuhan Ruku pesan WhatsApp resmi Muhammad Rizky Humas Lapas mengatakan kehadiran para pemangku kepentingan menambah kekhidmatan sekaligus menunjukkan sinergi antarinstansi dalam mendukung program pembinaan di Lapas.Rangkaian kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah.Laporan panitia mengatakan
pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Lapas Labuhan Ruku bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
Sambutan Kepala Lapas Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir. Disampaikannya,Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperdalam pemahaman agama serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.Isra Mi’raj peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW pada malam 27 Rajab, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) kemudian naik ke Sidratul Muntaha (Mi’raj), untuk menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.Atas dasar peristiwa tersebut, ia mengajak seluruh jajaran dan warga binaan Lapas Labuhan Ruku untuk senantiasa menunaikan ibadah salat lima waktu secara berjamaah.
Tausiah ceramah dan pandangan umum disampaikan Ustadz Anugerah Cahyadi mengatakan, agar tidak merasa diri sebagai manusia yang tidak berharga akibat dosa, Allah SWT tetap mencintai hamba-Nya yang ingin bertobat.Allah lebih mencintai pendosa yang bertaubat dibandingkan orang yang merasa dirinya paling benar, sombong dengan kesalehan, dan tidak pernah merasa bersalah.Katanya
tiga hal penting yang perlu dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, Pertama meminta maaf kepada kedua orang tua, meminta maaf kepada sesama seperti saudara dan teman, serta meminta maaf kepada suami atau istri.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ditutup dengan pembagian hadiah kepada para juara lomba azan, tartil Al-Qur’an, pop song islami, serta berbagai perlombaan lainnya yang telah dilaksanakan sebelumnya di Lapas Labuhan Ruku.(als)















