Heboh Meteran PDAM Tirtauli Siantar Hilang Dibobol Maling

  • Bagikan

PEMATANGSIANTAR (Berita): Akhir-akhir ini masyarakat Kota Pematangsiantar, dihebohkan dengan pencurian meteran air PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar pada dekade satu tahun ini oleh oknum – okum pencuri yang selalu meresahkan, khususnya para pelanggan PDAM Tirtauli.

Akibat dari ulah para pencuri meteran air PDAM Tirtauli tersebut. Para pelanggan menjadi resah yang akhirnya harus melaporkan ke pihak PDAM Tirtauli untuk menyambung kembali meteran air dan dibebankan membayar biaya sambungan sebesar Rp461.000 per pelanggan.

Seperti pengakuan korban pencurian meteran air PDAM Titauli, Nurhayati, 48, penduduk jalan sadum kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat. Dengan nada sedih dia menceritakan atas kehilangan meteran airnya pada Senin (9/12/2023). Mereka merasa kecewa karena rumah kontrakannya minggu lalu, sekira subuh hilang dicuri oleh maling sebanyak tiga unit.

Hal yang sama juga dialami oleh Khairul Salam, Desi Damanik dan masyarakat yang lain juga turut kehilangan selama dua minggu berturut-turut. “Untuk itu kami meminta agar masyarakat sekitar jalan sadum pondok indah, untuk lebih meningkatkan keamanan hingga maling tersebut segera di tangkap, diproses hukum, dan dijatuhi hukuman yang seberat beratnya,” ujar ibu Siti Halimah yang juga korban pencurian meteran air.

Sumber dari PDAM Tirta Uli M Nurdin menjelaskan kepada media selama dekade bulan Oktober sebanyak 36 meteran air milik masyarakat hilang. Sedangkan bulan Nopember sebanyak 58 unit belum termasuk bulan Desember 2024 hilang dicuri maling. “Diperkirakan mencapai seratusan meteran air milik pelanggan hilang ujar,” Nurdin.

Terkait maraknya pencurian meteran milik pelanggan PDAM Tirtauli tersebut , Dirut PDAM Tirtauli Pematangsintar periode 2024-2029 Arianto ST, MM minta para pelaku dihukum seberat-beratnya, untuk menimbulkan epek jera kepada para pelaku. Khususnya tersangka yang sudah ditangkap oleh pihak Polres Pematangsiantar dan dituntut setinggi tingginya oleh Jaksa Penuntut Umum.dan dihukum seberat-beratnya oleh Majelis Hakim.

Ia juga minta kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga meter air di rumah mereka masing-masing, (srt).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *