TAPSEL (Berita) : ForkopimdaTapanuli Selatan menggelar rapat Kordinasi (Rakor) dalam rangka pengamanan penyambutan bulan suci ramadhan 1442 H dan sekaligus rapat persiapan simulasi penanggulangan bencana alam (Karhutla) tahun 2021 di ruang rapat kantor Bupati Tapsel jalan Lafran Pane Kec.Sipirok, Senin kemarin.
Turut hadir, Bupati Tapsel, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Kapolres Tapsel,AKBP Roman Smaradhana Elhaj,SH.S.ik.MH Sekda Tapsel, Parulian Nst, Dandim 0212/TS diwakili Pasi Intel Kapten Inf MS Nasution, Danyon 123/Rajawali, Kaden C Brimobdasu, Mui Tapsel, BPBD Tapsel dan seluruh Pimpinan OPD Tapsel.
Adapun hasil yang di putuskan dalam rakor tersebut antara lain yakni, mempercepat proyek perbaikan jalan dan mempersiapkan jalur alternatif, menyediakan sarana transfortasi dari masing-masing instansi, menjamin ketersedian sembako dan energi,melakukan pasar, menyediakan sarana prasarana tenaga medis, menyediakan unit Damkar, meningkatkan kesiapan BPBD, menciptakan operasi cipta kondisi, menciptakan operasi ketupat dan melaksanakan operasi bersih.
Sedangkan,untuk keputusan bersama terhadap kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) 2021 yakni, membuat embung dan kanal dalam rangka antisifasi terjadinya karhutla agar masing- masing stakholder antara Forkopimda dan para pelaku usaha membuat Mou, mendirikan tower yang dilengkapi CCTV ditempat rawan karhutla agar lebih mudah dimonitor, serta berkordinasi dengan stakholder terkait apabila terjadi karhutla.
Kemudian, membantu perusahaan lain baik itu lahan masyarakat dan lahan terdekat lainnya apabila terjadi karhutla, menyiagakan peralatan pemadam kebakaran yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi karhutla, membuat laporan tertulis kepada Kapolres Tapsel bila terjadi karhutla diwilayah masing-masing, kepada seluruh pelaku usaha(perusahaa ,perkebunan dan pertambangan) agar selalu waspada dan memberikan perhatian penuh terhadap resiko terjadinya karhutla.
Perusahaan membentuk dan mengaktifkan satgas tim siaga api yang mandiri pada masing-masing wilayah,melakukan pelatihan dan penyegaran terhadap satgas dan pengendian karhutla, memastikan kesiapan prasarana seperti mobil damkar, pompa air, radio gemgam (HT) dan mega phone. Melakukan patroli bersama melibatkan TNI-Polri, Pemda dan stakholder terkait secara priodik dalam mengetahui potensi terjadinya karhutla.
Membantu pengadaan mesin pompa air untuk digunakan di Polsek, Koramil dan Polsubsektor dalam pencegahan karhutla dan tindak lanjut dari rakor akan dilanjutkan Mou terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla antara Forkopimda dan pelaku usaha Kabupaten Tapsel dan Paluta, tetap terjalin sinergitas antara stakholder terkait dan pemangku kepentingan (Rong)















