JAKARTA (beritasore.co.id): Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1) dan akan menyampaikan paparan mengenai konsep ekonomi yang disebut “Prabowonomics”.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, saat menjawab pertanyaan wartawan di Bandar Udara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1) waktu setempat, memuturkan Presiden Prabowo akan menjadi pembicara dan memaparkan sejumlah konsep ekonomi yang telah dipikirkan dan diterapkan.
“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang,” kata Teddy.
Dalam paparan tersebut, kata dia, Presiden Prabowo juga akan membahas mengenai capaian-capaian yang telah diraih Pemerintah dalam satu tahun masa pemerintahan.
Seskab Teddy mengatakan konsep ekonomi yang akan disampaikan Kepala Negara dalam forum tersebut disebut sebagai “Prabowonomics”. “Dan itu beliau sebut dengan ‘Prabowonomics’,” ucap Teddy.
Seskab Teddy menambahkan WEF di Davos tahun ini dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 pimpinan perusahaan besar dunia.
Dia mengungkapkan Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin negara lain pada forum tersebut.
“Tentunya ada (pertemuan dengan pemimpin negara lain), nanti akan kita konfirmasi setelah sampai di sana,” ungkap dia.
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir ke acara WEF di Kota Davos, Swiss. Presiden Republik Indonesia sudah 10 tahun absen dari ajang WEF, yang mana presiden yang hadir pertama kali adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan berpidato pada 2011 tentang ekonomi hijau atau ramah lingkungan.
Pada WEF edisi kali ini Presiden Prabowo bersama CEO Danantara Rosan Roeslani beserta sejumlah menteri, antara lain Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, berencana akan hadir.
Forum ini melibatkan pemimpin negara-negara dunia, pengusaha, akademisi, hingga perwakilan masyarakat sipil dengan mengusung tema “A Spirit of Dialogue”.(ant)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan seputar hasil konkret bilateral RI-Inggris di London Stunsted Airpot, Kota London, Inggris, Rabu (21/1). (ant)















