Pemimpin Eropa Ungkap Keprihatinan Gugurnya Personel RI di UNIFIL

  • Bagikan
Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (ant/Xinhua)

JAKARTA  (beritasore.co.id): Pemimpin dari sejumlah negara Eropa menyatakan keprihatinan mereka terhadap serangan yang menyebabkan gugurnya personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), Minggu (29/3).

Salah satunya Taoiseach (Perdana Menteri) Irlandia Michael Martin yang mengungkapkan kecaman keras terhadap pihak yang melakukan serangan terhadap personel UNIFIL sehingga menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon.

“Saya mengecam keras pembunuhan seorang personel penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia serta eskalasi kekerasan yang mengejutkan dan menyebabkan cederanya sejumlah personel penjaga perdamaian akhir-akhir ini,” kata Martin melalui media sosial X, dipantau di Jakarta, Senin (30/3).

Ia mendesak kelompok Syiah Lebanon Hizbullah dan Zionis Israel untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk mencegah serangan mengenai personel perdamaian PBB. Apalagi, peran penjaga perdamaian harus dihormati setiap waktu, kata dia.

Senada, PM Spanyol Pedro Sanchez menyebut serangan yang menyebabkan gugurnya personel UNIFIL asal Indonesia itu sebagai peristiwa yang “melampaui batas”.

Sembari mendesak supaya asal proyektil yang mengenai personel RI tersebut diselidiki, PM Sanchez juga menyerukan supaya Zionis Israel menghentikan permusuhan mereka di Lebanon selatan.

Lebih lanjut, Wakil PM dan Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot menyatakan belasungkawanya terhadap bangsa Indonesia serta keluarga personel RI di UNIFIL yang gugur dan cedera dalam peristiwa itu.

“Mereka di sana untuk melayani perdamaian,” kata Menlu Prevot di media sosial X, seraya mengingatkan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran hukum internasional dan dapat menjadi kejahatan perang.

Ia juga mendesak agar pelaku serangan mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan supaya semua pihak mendukung deeskalasi di Lebanon.

Kementerian Luar Negeri Siprus, melalui platform X, juga menyampaikan belasungkawa “terhadap keluarga personel perdamaian UNIFIL yang gugur di Lebanon” dan “kepada Republik Indonesia”.

Adapun Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan, Minggu.

Serangan tersebut juga menyebabkan tiga prajurit TNI lainnya yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif, mengalami cedera. (ant)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *