Jelang Lebaran KPPU Sidak Pasar, Stok Cukup Dan Harga Relatif Stabil

  • Bagikan
Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas (kanan) sidak harga bahan pangan di Pasar Petisah dan Sikambing Medan Senin (9/3/2026). beritasore.co.id/laswie wakid

MEDAN (beritasore.co.id): Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil I bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumatera Utara dan Satgas Pangan Polda Sumut melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dua pasar tradisional di Medan; pasar Petisah dan Sikambing Senin (9/3/2026).

Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas dan Tim rombongan datang ke Pasar Petisah Medan pukul 08.00 WIB. Di sana Ridho memperoleh informasi secara umum harga bahan pangan relatif stabil dan stoknya cukup.

“Harga-harga pangan relatif turun. Untuk harga hortikultura juga turun. Saat ini harga relatif stabil dan stok juga aman,” kata Ridho.

Ridho mengimbau ke masyarakat agar jangan panic buying atau jor-joran beli bahan pangan untuk disimpan. “Karena kondisi aman,” tegasnya.

Untuk harga beras dan daging ayam, Ridho menyebut stabil karena ada pengendalinya dari pemerintah seperti Bulog menurunkan beras SPHP dan Minyakita ke pasar. Juga daging ayam beku yang digelontorkan dengan harga Rp40.000 per kg dapat beli 10 butir telur dengan harga Rp1 dan transaksi menggunakan QRIS. “Jadi beli ayam pakai QRIS, gratis 10 butir telur ayam Rp1,” kata Ridho.

Ketika di Petisah, Ridho dan Tim sidak mendapati informasi dari pedagang ayam, harganya buang kepala dan kaki Rp45.000 – 45.000 per kg. Kalau yang besar harganya Rp42.000 per kg. “Sekarang stok ayam cukup, kami ambil dari kandang,” kata Ibu Ani, pedagang ayam di sana.

Sedangkan Supriadi, juga pedagang ayam di Pasar Petisah mengatakan saat ini dia mendapat jatah ayam dari agen, kadang bear, kadang kecil. Ada tiga dapur MBG yang ambil kadang untuk daging giling atau kadang potong 10. Kalau kopek sendiri lebih murah, Daging pilet bisa Rp63.000 per kg, namun harganya pernah sampai Rp65.000 per kg. Untuk ayam kalasan dijual Rp52.000 per kg dan ayam biasa Rp43.000 per kg, sebelumnya Rp45.000 per kg.

“Kami jual ayam pilet untuk frozen dan ke dapur MBG,” kata Supri, panggilan akrab Supriadi.

Ia menyebut sebelum puasa Ramadhan, stok ayam menipis. “Memang saat itu ayam dijatah. Katanya ayan di kandang gak ada. Banyak diambil untuk orang Aceh,” kata Supri kepada Ridho dan Tim.

Saat ini ia mampu menjual lebih 300 ekor ayam selama Ramadhan. “Saya sendiri jualan di Pajak Petisah sejak pajak petisah mulai dibangun. Hampir 27 tahunlah,” ungkapnya.

Di pedagang telur, Ridho dan Tim mendapat informasi kalau transaksi penjualan lancar, tak ada kendala. “Stok selalu ada, tapi dapatnya dijatah,” kata Hablu, seorang pedagang telur di sana.

Harga telur ayam Eropa Rp1.700-Rp1.850 per butir, naik dibanding sebelum Ramadhan harganya Rp1700-Rp1.750 per butir.

Di counter daging sapi, Ridho dan Tim mendapat informasi harganya saya ini Rp145.000 – Rp150.000 per kg. “Kalau mau lebaran biasanya harga bisa naik lagi,” kata Agus, pedagang daging di sana.

Di lokasi pertumbuhan, Ridho mendapat informasi harganya relatif stabil. Bahkan harga cabai merah Rp28.000 per kg, bawang merah Rp37.000-Rp38.000 per kg. Cabai hijau Rp18.000 per kg, bawang putih Rp37.000 per kg.dan cabai rawit Rp18.000 per kg. “Harga babai merah yang turun drastis,” kata Pasaribu, pedagang sayur di Petisah.

Untuk harga, di Pasar Sikambing lebih murah dibanding harga pangan di Pasar Petisah. (wie)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *