ESDM Dan PLN Prioritaskan Bangun Jaringan Listrik Di Nias

  • Bagikan

NIAS (beritasore.co.id): Wakil Bupati Nias, Arota Lase, AMd, menghadiri audiensi bersama Tim Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias terkait Kunjungan Lapangan Monitoring dan Evaluasi Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa melalui Anggaran Biaya Tambahan Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias. Selasa (10/2/2026)

Mengawali sambutannya, Kuncoro selaku Ketua Kunjungan Lapangan Tim Monitoring dan Evaluasi Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa menyampaikan bahwa kedatangan Tim ESDM ke Kabupaten Nias selain untuk bersilaturahmi juga merupakan penugasan langsung dari Menteri ESDM terkait percepatan pemenuhan listrik di wilayah pedesaan.

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, pemerintah menargetkan pemetaan dan penyelesaian titik lokasi yang belum teraliri listrik, dengan total 10.068 lokasi yang harus diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun.

Kuncoro menjelaskan berdasarkan hasil diskusi bersama pemerintah daerah dan PLN, penanganan dilakukan secara bertahap. Tahap I mencakup 1.116 lokasi prioritas, termasuk beberapa wilayah di Kabupaten Nias.

“Dalam rangka percepatan, berbagai hal perlu kita diskusikan bersama untuk selanjutnya dilaporkan kepada Menteri ESDM,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kuncoro menegaskan komitmen dan keseriusan Tim Kementerian ESDM dalam pelaksanaan Program Bantuan Listrik Desa serta memastikan bahwa program ini akan dilaksanakan hingga tuntas.

Terkait desa-desa yang hingga saat ini belum teraliri listrik, ia meminta agar pemerintah daerah segera mengusulkan kesiapan dan kesediaan lahan, serta memastikan bahwa tidak terdapat permasalahan administratif maupun sosial di lokasi yang diusulkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Nias Arota Lase, AMd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menginformasikan bahwa wilayah yang hingga saat ini masih belum teraliri listrik berada di 6 Kecamatan, yakni:
Desa Onozitolidulu, Kecamatan Hiliduho
Desa Lauri, Kecamatan Sogaeadu
Desa Tagaule, Desa Hilifaosi. Desa Si’ofaewali Selatan, Kecamatan Bawolato.

Kemudian Desa Huno dan Desa Sisaratandrawa, Kecamatan Somolo-molo.
Desa Hilimbowo dan Desa Sifaoroasi, Kecamatan Ulugawo. Desa Sisobahili Iraonohura, Kecamatan Idanogawo

Lebih lanjut disampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa di wilayah Kabupaten Nias yang tidak teraliri listrik dan masih belum terakomodir dalam program, seperti Desa Balale Toba’a dan Desa Hilihao Cugala Kecamatan Bawolato, serta Desa Lewuombanua Kecamatan Somolo-molo.

“Melalui program ini, kami berharap ke depan tidak ada lagi desa di Kabupaten Nias yang tertinggal dalam akses listrik. Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga mengimbau kepada para camat serta masyarakat desa penerima program agar menjaga dan mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan listrik, sehingga program dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Usai sambutan Wakil Bupati Nias, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Kabupaten Nias Samson P. Zai, SH., MH.

Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah catatan dan rekomendasi penting sebagai bahan tindak lanjut dalam percepatan pelaksanaan Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Kabupaten Nias, di antaranya:

Apresiasi dan ucapan terima kasih atas Program Bantuan Listrik Desa yang akan dilaksanakan.

Enam camat lokasi penerima bantuan menyatakan dukungan penuh dan kesiapan pelaksanaan, serta bertanggung jawab apabila terjadi permasalahan di lapangan.

Harapan agar desa-desa yang masih belum teraliri listrik dapat segera terakomodir dalam program.

Permintaan kepastian waktu dimulainya pelaksanaan Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa.

Seluruh masukan dan usulan akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Tim Kementerian ESDM, Manager UP3 Nias PT PLN (Persero) Leonard Tulus M. Panjaitan, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Nias, para Camat, serta Kepala Desa penerima Program Pembangunan Jaringan Listrik Desa. Sb.Kominfo.Nias (KZ)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *