MEDAN (beritasore.co.id): Tercatat ada dua perusahaan dari Sumatera Utara yang rencananya siap melantai di bursa efek alias go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2026 ini.
Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution mengatakan terkait perusahaan go public pada acara Buka Puasa Bersama dan Media Gathering BEI di Medan, Rabu (4/3/2026) malam.
Pintor tidak menjelaskan secara rinci dua perusahaan itu. Namun dia memberikan gambaran satu perusahaan bisnis rumah sakit dan satu di sektor peternakan.
“Kami tak menargetkan jumlah perusahaan yang mau go public atau jadi emiten di Bursa Efek,” terang Pintor
Cuma BEI Sumut ditargetkan untuk melaksanakan edukasi pasar modal ke berbagai daerah di Sumatra Utara. Edukasi terkait perusahaan go public dan edukasi untuk investor.
BEI telah edukasi ke Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pematangsiantar, Padangsidempuan, Tebing Tinggi, Langkat dan Universitas Nias. “Saat ini edukasi kami ke pemerintahan,” jelas Pintor.
Pintor menyebut pemahaman terkait pasar modal juga bisa diperoleh di Galeri Investasi yang saat ini ada 26 menyebar di beberapa tempat perguruan tinggi Sumut, dua diantaranya ada di Kantor Pemkab Langkat dan Pemko Tebing Tinggi. Ada 22 perusahaan efek yang bisa membantu calon investor untuk investasi di pasar modal.
“Kami akan terus melakukan edukasi karena potensi investor dari kalangan anak muda gen z cukup besar,” jelas Pintor.
Apalagi saat ini materi pasar modal sudah masuk dalam kurikulum sekolah sehingga makin mempermudah gen z untuk investasi. (wie)















