Bulog Sumut: Penerima Bantuan Pangan Meningkat

  • Bagikan

MEDAN (beritasore.co.id): Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut Budi Cahyanto menegaskan penerima bantuan pangan (Banpang) di daerah ini meningkat signifikan dari 844.696 orang menjadi sekitar 1,725 juta orang.

“Artinya ada kenaikan hampir lebih dari dua kali lipat,” tegas Budi kepada wartawan di Medan Senin (2/3/2026) petang jelang berbuka puasa.

Dengan naiknya penerima Banpang maka jumlah penyaluran pangan seperti beras dan minyak goreng juga mengalami kenaikan.

Ia memaparkan kebutuhan beras untuk satu orang penerima dapat 20 kilogram dalam satu alokasi itu, maka kebutuhan beras untuk 1,725 juta orang itu adalah 34.500 ton. Minyak goreng kurang lebih 6,9 juta liter, karena satu orang dapat 4 liter.

Sedangkan realisasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus digenjot. Dari target sisa tahun lalu sebesar 43.620 ton, hingga saat ini telah terealisasi sebanyak 11.147 ton.

Meskipun sempat ada penyesuaian waktu terkait perancangan anggaran di tingkat pusat bagi 32 juta penerima nasional, Bulog Sumut memastikan tetap bergerak di lapangan.

Sampai akhirnya mungkin kemarin kita sudah dapat amanat untuk menyiapkan beras-berasnya dan minyak gorengnya untuk masyarakat. “Nah sambil menunggu itu kita tidak berarti harus diam. Bulog tetap menyalurkan SPHP dan Minyakita ke pasar-pasar,” katanya.

Budi Cahyanto menegaskan bahwa Minyakita yang ada di gudang saat ini sebanyak 1,9 juta liter berstatus minyak komersial yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp15.700 per liter.

Bulog membeli dari pabrik dengan harga maksimal Rp13.500 per liter dan menyalurkan ke Rumah Pangan Kita (RPK) atau toko pengecer di harga Rp14.500 per liter.

“Saya bisa yakinkan bahwa semua pasar yang ada di wilayah Sumatera Utara hari ini sudah menjual Minyakita dengan harga sesuai ketentuan,” katanya.

Cuma karena saking murahnya jadi cepat habis. Selisih harga Bulog dengan distributor luar bisa mencapai Rp3.000, itu yang membuat minyaknya Bulog jadi laris,” tuturnya sembari menyebutkan pasar-pasar seperti Simpang Limun, Setia Budi, hingga Helvetia sudah terjangkau distribusi ini.

*Penyerapan Gabah/Beras

Budi menambahkan dalam hal pengadaan dalam negeri, realisasi harian Bulog Sumut tahun ini menunjukkan tren positif dibandingkan tahun lalu.

Kalau tahun lalu pengadaan kami harian itu sekitar hanya 100-110 ton per hari seluruh Sumatera Utara. Tapi hari ini itu bisa mencapai 150-160 ton. “Kami optimis target 4 juta ton swasembada nasional bisa tercapai dengan asumsi cuaca mendukung,” kata Budi.

Untuk Sumut sendiri, target penyerapan gabah dinaikkan dari 50 ribu ton menjadi 70 ribu ton atau setara beras 35.000 ton. Realisasi penyerapan sejak Januari hingga 1 Maret 2026 sebanyak 7.454 ton gabah atau 10,64 persen.

Sesuai ketentuan Bulog membeli gabah any quality (yang telah masuk usia panen) harga Rp6.500 per kg di tingkat petani dan maksimal Rp6.700 per kg di tingkat penggilingan.

*Penyerapan Jagung

Sedangkan untuk penyerapan jagung dengan ketentuan harga Rp5.400 per kg di tingkat petani dengan kualitas aflatoxin maks 50 PPb dan kadar air maksimal 18 persen. Untuk harga di depan gudang Bulog Rp6.400 per kg dengan kualitas aflatoxin 50 PPb dan kadar air 14 persen.

“Sampai saat ini realisasi penyerapan jagung sebanyak 15 ton,’ kata Budi.

Untuk jagung, Bulog melakukan strategi khusus dalam penyerapan agar tidak mengganggu sensitivitas harga pasar. “Kami akhirnya belinya kayak silent operation, lewat polri segala macam,” terangnya.

Namun itu membuat pengadaan lancar tapi juga tidak berpengaruh banyak terhadap kondisi sensitivitas pasar. “Hari ini kami sudah merealisasikan kurang lebih 960 ton dari target 28 ribu ton,” kata Budi.

Budi berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Mudah-mudahan kita bisa melewati puasa kali ini dengan penuh kekhidmatan karena harga sembako bisa terkendali. “Khususnya untuk sembako yang ditugaskan kepada Bulog, yaitu beras dan Minyakita,” tutup Budi. (wie)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *