2025, OJK Sumut Tindaklanjuti 2.195 Pengaduan

  • Bagikan

MEDAN (beritasore.co.id): Selama periode Januari–Desember 2025, OJK Provinsi Sumatera Utara telah menindaklanjuti 2.195 pengaduan masyarakat yang terkait dengan beberapa permasalahan konsumen seperti; perilaku petugas penagihan, persoalan klaim, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), dan pemblokiran.

“Selain penanganan pengaduan, OJK juga aktif melakukan rangkaian kegiatan literasi dan inklusi keuangan,” kata Khoirul Muttaqien, Kepala Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara Selasa (13/1/29/2026).

Pada literasi dan inklusi keuangan itu, OJK menyelenggarakan 1.288 kegiatan sepanjang tahun 2025, termasuk di dalamnya adalah program Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di berbagai daerah, antara lain di Kota Binjai, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Tapanuli Selatan. diakhiri dengan Acara “Pasar Keuangan Rakyat 2025” di Kota Medan.

Beberapa kegiatan lain; Kuliah Umum OJK Digital Financial Literacy, Peningkatan Kapasitas Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Sumatera Utara, kegiatan Media Talk, dan lain-lain.

Dalam bidang pemberdayaan, kata Muttaqien, OJK bersama pemerintah daerah, Perum Bulog, dan lembaga jasa keuangan mengembangkan Program Skema Pengembangan Perkebunan Jagung Rakyat Tangguh (SEJAGAT).

Hingga triwulan IV 2025, telah disalurkan kredit senilai Rp1,1 Miliar kepada 24 petani jagung di Kabupaten Langkat sebagai bentuk implementasi Perjanjian Kerjasama yang melibatkan ratusan petani jagung. (wie)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *