YGSJ Sigorbus Dan Ulama Deklarasi Anti Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045YGSJ Sigorbus Dan Ulama Deklarasi Anti Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045
Redaksi
Kamis, 25 Juni 2026 - 5.14 PM WIB
14

Pembina YGSJ Sigorbus Parnis Siregar dan Ketua MUI Palas DR H Ismail Nasution Lc, MThI menandatangani MoU pada peringatan HANI 2026, di Kantor YGSJ Sigorbus, Kamis (25/6/2026). beritasore.co.id/Muhammad Satio
Reading Comfort
adjust the font size
PALAS (Berita): Rehabilitasi Yayasan Gemilang Sakti Jaya (YGSJ) desa Sigorbus Kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas (Palas) bersama para ulama, tokoh masyarakat, pemuda serta pelajar mendeklarasikan bersama anti narkoba menuju Indonesia Emas 2045.
Deklarasi itu, Kamis (24/6/2016) di pusat rehabilitasi YGSJ dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palas, DR. H Ismail Nasution, Lc, MThI dan pengurus, Kepala BNNK Tapsel, Basten Simamora, Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Sumut, Eka Prahardian Abdurahman, perwakilan Kejari, Polres, Dinas Sosial serta kepala desa dan tokoh masyarakat lainnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan MoU antara YGSJ dan MUI Palas terhadap penanganan atau pelaksanaan rehabilitasi bidang keagamaan.
Ketua MUI Palas, Ismail Nasution mengatakan keberadaan Narkotika merupakan faktor nyata penghancur peradaban yang merusak akal sehat generasi penerus bangsa.
"Narkotika adalah neraka di dunia. Karena narkoba merusak akal sehat, menghancurkan keluarga dan hilangnya fitrah seorang manusia," tegasnya.
Ketua MUI juga berpesan kepada aparat penegak hukum jangan mudah berpuas diri sebelum memutus peredaran Narkotika di Palas.
"Tidak usah berkoar-koar di media melakukan penangkapan pemakai, kalau pengedar dan bandar itu baru dan berikan tuntutan berlapis," kata Ismail Nasution.
Ia juga berharap kepada APH terkait para pemakai yang akan di rehabilitasi jangan dikirim ke daerah lain dan jangan sempat ada unsur para resident itu dijadikan sebagai ajang bisnis.
"Kenapa selalu dikirim ke rehabilitasi kabupaten lain. Untuk pemulihan akan lebih efektif di daerah sendiri, pihak keluarga juga akan turut memberikan support pemulihan psikologis," tegas ketua MUI Palas.
Kepala BNNK Tapsel, Basten Simamora juga menyampaikan apresiasinya terhadap pusat rehabilitasi YGSJ yang selama ini telah aktif memberikan seminar-seminar tentang bahaya peredaran Narkotika yang jelas telah mendukung program prioritas nasional.
"Melalui peringatan HANI 2026 ini, mari bersama membangun generasi sehat, cerdas dan kuat melalui gerakan Ananda Bersinar menuju Indonesia Emas," ucapnya.
Bastian Simamora juga berharap partisipasi semua pihak dalam penyelamatan ananda yang usianya produktif dari narkotika. Apabila ada keluarga yang sempat terjerumus silahkan ajukan rehabilitasi ke YGSJ Sigorbus.
Pembina YGSJ Sigorbus, Parnis Siregar menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut memperingati HANI 2026 dan berharap sinergitas yang terjalin dapat di pererat guna memutus peredaran narkoba di daerah tersebut.
Sementara itu, dalam sesi tanya jawab kegiatan itu Sekretaris MUI Palas, Drs. H Abdul Haris, menyampaikan untuk menghentikan peredaran narkoba di Palas mudah.
Dimana, dimulai dari pemberantasan tempat-tempat maksiat atau Cafe tempat penyedia minuman keras dan beredarnya barang haram tersebut. (Tio)
Topik
No topics for this article yet.
Berita Terkait









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda