Wali Kota Gunungsitoli Ajak Jemaat Jadikan KPIN Nias 2026 Momentum Pembaruan Iman dan Keluarga KudusWali Kota Gunungsitoli Ajak Jemaat Jadikan KPIN Nias 2026 Momentum Pembaruan Iman dan Keluarga Kudus

GUNUNGSITOLI (beritasore.co.id): Ribuan umat Kristiani memadati Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli pada Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) Nias 2026 yang dipimpin Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, Jumat (31/7/2026).
Ibadah yang berlangsung dalam suasana sukacita dan penuh pengharapan tersebut menjadi puncak rangkaian pelayanan penginjilan Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) di Kepulauan Nias.
KPIN Nias 2026 mengusung tema "Bertobatlah dan Hidup Suci". Kegiatan di Gunungsitoli ini menjadi penutup setelah sebelumnya STEMI melayani jemaat di Kabupaten Nias Utara dan Nias Selatan.
Hadir dalam kebaktian tersebut Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, S.E., M.Si. didampingi Wakil Wali Kota Martinus Lase, S.H. bersama Ny. Fati Martinus Lase, Sekretaris Daerah Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE. bersama Ny. Pitha Andhika Laoly, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para hamba Tuhan, serta jemaat dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias.
Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada Pdt. Stephen Tong beserta seluruh tim pelayanan.
Ia mengajak jemaat menjadikan KPIN sebagai momentum untuk memperbarui iman di tengah tantangan zaman, seperti tekanan ekonomi, penyalahgunaan media sosial, judi online, narkoba, hingga persoalan kesehatan mental yang berdampak pada ketahanan keluarga.
"Kita diajak menjadikan setiap keluarga Kristen sebagai Ecclesia Domestica atau gereja kecil di dalam rumah tangga yang menghadirkan kasih, pengharapan, dan kepedulian," ujar Sowa'a.
Menurutnya, melalui pertobatan dan kehidupan yang kudus, setiap orang percaya dapat menjadi saluran berkat serta membawa damai bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
Di akhir sambutan, Wali Kota berharap seluruh peserta mengikuti ibadah dengan hati yang terbuka, sehingga firman Tuhan yang diberitakan menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan yang semakin beriman, penuh kasih, dan membawa pengharapan bagi sesama.(KZ).







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda