Wabup Aceh Tamiang Buka Sosialisasi Dan Bimtek Pengukuran Indeks Inovasi DaerahWabup Aceh Tamiang Buka Sosialisasi Dan Bimtek Pengukuran Indeks Inovasi Daerah

KUALASIMPANG (beritasore.co.id): Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tamiang, Ismail, SE.I., secara resmi membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengukuran Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026 di Aula Setdakab, Senin (27/7/2026).
Dalam sambutannya Ismail mengatakan, kegiatan tersebut guna memperkuat budaya inovasi di seluruh perangkat daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, efisien, akuntabel dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, berdasarkan PP Nomor 38 Tahun 2017 semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah bertujuan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2024 memperoleh nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) 55,90 dengan kategori Inovatif dan peringkat 111 dari 415 kabupaten secara nasional. Tahun 2025 memperoleh nilai 56,08 dengan kategori Inovatif dan peringkat 133 nasional.
“Secara nilai terjadi peningkatan sebesar 0,18 poin, namun secara peringkat terjadi penurunan karena setiap tahun persaingan untuk memperoleh nilai IID semakin ketat. Untuk Provinsi Aceh, Tahun 2025 nilai Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Aceh Tamiang menduduki posisi peringkat kedua dari seluruh kabupaten yang ada di Aceh,” ujar Ismail.
Wabup juga menegaskan, bencana hidrometeorologi 2025 tidak boleh menghentikan langkah pemerintah dalam bekerja dan melayani masyarakat, tetapi menjadi tantangan untuk mencari solusi terbaik dalam mendukung pemulihan infrastruktur, normalisasi sungai, pembangunan Huntap serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat.
Ia turut mengapresiasi seluruh kepala perangkat daerah dan admin yang telah menjadi bagian penting dalam pelaporan inovasi sehingga terjadi peningkatan nilai inovasi Aceh Tamiang. Wabup meminta agar segera menyampaikan laporan sebagai bagian dari evaluasi nasional.
“Sesuai Peraturan Bupati Aceh Tamiang Nomor 25 Tahun 2022 tentang Laboratorium Inovasi Daerah, setiap SKPK, BUMD, Kecamatan dan UPTD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diwajibkan melakukan satu inovasi setiap tahunnya melalui program 1 SKPK 1 Inovasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Tamiang, Iman Suhery mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai inovasi daerah.
Ia menyebutkan, tahun 2025 Aceh Tamiang memperoleh nilai 56 dengan kategori Inovatif dan berada di peringkat kedua setelah Aceh Jaya. Target ke depan adalah mencapai nilai 65 dengan mengoptimalkan indikator yang masih kurang 9 digit yang harus di kejar.
Saat ini telah disiapkan sekitar 50 inovasi dari berbagai OPD. Kami berharap seluruh operator mengikuti kegiatan dengan serius, memperbarui inovasi, mengidentifikasi masalah, serta mencari solusi terbaik meskipun dalam keterbatasan anggaran.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bapedda, Kepala SKPK, Para Camat, Operator, admin penginput dan Para Tamu Undangan. (hen)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda