Breaking News
Memuat breaking news...

Undhar Wisuda 633 Lulusan, Mantapkan Langkah sebagai Kampus Berkualitas di Sumut

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 30 Mei 2026 - 6.11 PM WIB
16
Undhar Wisuda 633 Lulusan, Mantapkan Langkah sebagai Kampus Berkualitas di Sumut
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas dengan mewisuda 633 lulusan pada Wisuda ke-XXXVII Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Selecta, Jalan Listrik Medan, Sabtu (30/5/2026).

Di tengah berbagai capaian yang diraih dalam setahun terakhir, Undhar terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berkembang di Sumatera Utara.

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Dharmawangsa, Assoc. Prof Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A, dan dihadiri perwakilan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Ketua Senat Universitas Dharmawangsa Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M.Ed, para wakil rektor, Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Kusbianto, SH, M.Hum, para dekan dan ketua program studi, pengurus Ikatan Alumni Dharmawangsa (IKADHA).

Dalam sambutannya, Zamakhsyari menyampaikan bahwa jumlah lulusan yang dikukuhkan terdiri atas 62 magister, 557 sarjana, dan 14 ahli madya. Selain itu, sebanyak 19 wisudawan berprestasi memperoleh penghargaan atas capaian akademik maupun nonakademik yang berhasil diraih selama menempuh pendidikan.

Menurut dia, Universitas Dharmawangsa tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, mental, akhlak, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Zamakhsyari juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih Universitas Dharmawangsa dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya adalah keberhasilan memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Baik Sekali, yang menjadi indikator meningkatnya kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan kampus.

Selain itu, seluruh program studi yang dimiliki Universitas Dharmawangsa berhasil mempertahankan status akreditasinya. Bahkan dua program studi telah meraih predikat Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Universitas Dharmawangsa di tengah persaingan perguruan tinggi.

Berdasarkan pemeringkatan UniRank, kampus ini juga menempati posisi yang cukup baik di antara perguruan tinggi swasta di Kota Medan.

Tidak hanya fokus pada akreditasi, Universitas Dharmawangsa juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan studi lanjut bagi dosen serta berbagai program pengembangan kompetensi. Kampus juga memperkuat pembelajaran berbasis teknologi digital, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan, H. Muzakkir, SE, menyampaikan apresiasi kepada LLDikti Wilayah I Sumatera Utara dan Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara yang selama ini memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan terhadap pengembangan Universitas Dharmawangsa.

Kepada para wisudawan, Muzakkir berpesan agar tidak berhenti belajar setelah meraih gelar akademik. Menurutnya, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus terus dikembangkan dan diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat.

Muzakkir menegaskan bahwa Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan bersama seluruh sivitas akademika akan terus melakukan pembenahan, inovasi, dan peningkatan mutu pendidikan. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan fasilitas kampus, pengembangan sistem teknologi informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk mendorong dosen melanjutkan studi ke jenjang doktor dan guru besar.

Adapun 633 lulusan yang diwisuda berasal dari berbagai fakultas dan program studi. Terdiri atas 98 sarjana Program Studi Hukum, 83 sarjana Administrasi Publik, 22 sarjana Administrasi Bisnis, 51 sarjana Ilmu Komunikasi, 28 sarjana Akuakultur, 62 sarjana Pendidikan Agama Islam, 118 sarjana Manajemen, 56 sarjana Akuntansi, 27 sarjana Teknologi Informasi, 27 sarjana Rekayasa Perangkat Lunak, 14 ahli madya D-3 Sistem Informasi, serta 20 magister Hukum dan 42 magister Pendidikan Agama Islam. (aje)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait