Timor Leste Berpeluang Tampil di Asia Championship 2027 di SentulTimor Leste Berpeluang Tampil di Asia Championship 2027 di Sentul

JAKARTA (beritasore.co.id): Timor Leste berpeluang mengirimkan wakilnya pada Asia Championship 2027 yang akan digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Januari 2027. Peluang tersebut sekaligus membuka kerja sama pengembangan sepak bola mini antara Indonesia dan Timor Leste.
Peluang itu mengemuka dalam pertemuan Pengurus Pusat Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) dengan Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares, di Kedutaan Besar Timor Leste, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Umum KSMI Bidang Media dan Teknologi, Tundra Meliala. Dalam pertemuan itu, Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin secara resmi menawarkan keikutsertaan Timor Leste pada Asian Mini Football Cup 2027 yang menjadi bagian dari rangkaian Asia Championship.
“Kami sangat berterima kasih atas waktu yang diberikan Bapak Dubes Roberto. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya KSMI memperluas jejaring sepak bola mini di kawasan Asia,” ujar Tundra.
Tawaran KSMI mendapat sambutan positif dari Duta Besar Roberto. Ia mengapresiasi kunjungan jajaran KSMI ke Kedutaan Besar Timor Leste.
Pembahasan tidak hanya berhenti pada keikutsertaan turnamen. Kedutaan Besar Timor Leste berkomitmen menindaklanjuti gagasan pengembangan sepak bola mini tersebut kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Timor Leste.
Langkah itu diharapkan menjadi pintu masuk pembentukan ekosistem sepak bola mini yang lebih terorganisasi di Timor Leste. Partisipasi di Asia Championship pun tidak sekadar agenda pertandingan, melainkan awal pembinaan jangka panjang.
“Kedutaan Besar Timor Leste akan menindaklanjuti kepada Menteri Olahraga agar sepak bola mini dapat dikembangkan di sana,” kata Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin.
Asia Championship 2027 diproyeksikan menjadi ajang sepak bola mini lintas negara terbesar di Asia. KSMI saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah negara untuk memperkuat representasi internasional.
Kehadiran Timor Leste dinilai akan menambah dimensi kompetisi, tidak hanya mempertemukan tim-tim nasional, tetapi juga menjadi ruang interaksi antar pemain, pelatih, dan komunitas sepak bola mini se-Asia.
Sepak bola mini dinilai memiliki prospek besar karena format permainan yang sederhana dan kebutuhan infrastruktur yang lebih fleksibel dibandingkan sepak bola lapangan besar. Bagi Indonesia, penyelenggaraan ajang ini menjadi momentum untuk menunjukkan kapasitas pengelolaan olahraga sekaligus memperkuat diplomasi olahraga di kawasan.
Turut hadir mendampingi Dubes Roberto, Second Secretary Joanico Gomes dan Third Secretary Remigio Coa.
“Kami berharap Timor Leste dapat menjadi bagian dari Asia Championship 2027. Lebih dari itu, kami ingin pertemuan ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan dalam mengembangkan sepak bola mini di Timor Leste,” pungkas Yan. (rel)











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda