Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua FOBI Aceh, Murlin Targetkan Emas di PON XXII 2028Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua FOBI Aceh, Murlin Targetkan Emas di PON XXII 2028

BANDA ACEH (beritasore.co.id): Murlin resmi memimpin Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Aceh periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).
Dukungan penuh mengalir dari delapan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) FOBI se-Aceh yang hadir. Murlin sebelumnya menjabat sebagai Ketua Harian FOBI Aceh.
Musprov dibuka oleh Wakil Ketua I KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma, yang mewakili Ketua Umum KONI Aceh. Dalam sambutannya, Rayuan mengapresiasi prestasi kontingen barongsai Aceh di PON XXI Aceh-Sumut dengan raihan tujuh medali — dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
"Alhamdulillah capaian PON lalu sangat membanggakan. Untuk PON XXII 2028 di Nusa Tenggara, kita targetkan minimal satu emas dan masuk 10 besar klasemen. Insya Allah tercapai," kata Rayuan.
Ia berharap kepengurusan baru di bawah Murlin mampu menjaga soliditas organisasi dan terus meningkatkan pembinaan atlet untuk mengharumkan nama Aceh di kancah nasional hingga internasional.
Rayuan juga mendorong FOBI Aceh memperluas kepengurusan ke daerah agar barongsai bisa dipertandingkan di Pekan Olahraga Aceh (PORA).
"FOBI harus melebarkan sayap ke kabupaten/kota. Syarat untuk bisa tampil di PORA minimal harus memiliki 14 pengurus kabupaten/kota," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Pusat FOBI, Arifin Himawan, menilai Aceh punya potensi besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di PON XXII mendatang.
Arifin menjelaskan, barongsai telah bertransformasi dari seni budaya menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara resmi.
"Awalnya barongsai adalah budaya, tapi setelah melalui tahapan penilaian yang panjang, akhirnya memenuhi syarat menjadi olahraga prestasi. Sampai saat ini baru Indonesia yang mengakuinya sebagai cabang olahraga, dan beberapa negara sudah mulai mengikuti. Sekarang sedang kita perjuangkan agar bisa masuk SEA Games dan Asian Games," jelasnya.
Ketua Panitia Musprov, Harianto, menyebutkan Musprov diikuti delapan Pengkab/Pengkot FOBI dan satu peninjau dari Kota Subulussalam.
Ia menerangkan, kepengurusan periode 2021–2025 di bawah Ketua Umum Kho Khie Siong (Aky) sempat diperpanjang enam bulan karena penyelesaian administrasi. Setelah Aky meninggal dunia, roda organisasi dijalankan oleh Ketua Harian Murlin hingga akhirnya terpilih definitif secara aklamasi.
"Mohon dukungan semua pihak agar Barongsai Aceh bisa kembali berprestasi di PON mendatang," tutup Harianto.(wmi).







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda