Temui Wamen KP, Bupati Nias Barat Dorong Optimalisasi Potensi Kelautan dan PerikananTemui Wamen KP, Bupati Nias Barat Dorong Optimalisasi Potensi Kelautan dan Perikanan

Jakarta (beritasore.co.id): Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Didit Herdiawan Ashaf, guna mendorong percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Pada pertemuan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat Eka Setiaman Lomboe, SP., Kepala Bidang Perikanan Afifuddin, S.Pi., serta tokoh diaspora Nias Barat, Etika Hia.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan daerah.
Turut hadir jajaran pejabat KKP, yakni:
1. Sarminto Hadi, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, mewakili Dirjen Penataan Ruang Laut; 2. Ady Chandra, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, mewakili Dirjen Perikanan Tangkap; 3. Bambang Naryono, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan; 4. Tinggal Hermawan, Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya; 5. Mahmud, Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.
Dalam pemaparannya, Bupati Eliyunus menyampaikan bahwa Kabupaten Nias Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Dengan wilayah pesisir dan kepulauan serta kekayaan hasil laut yang melimpah, potensi tersebut merupakan aset strategis yang perlu dikembangkan secara optimal, terarah, dan berkelanjutan sebagai penggerak utama perekonomian daerah.
"Kami berharap dukungan pemerintah pusat melalui KKP dapat mempercepat pengembangan sektor ini, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana, pemberdayaan nelayan, pengembangan budi daya perikanan, maupun peningkatan nilai tambah dan daya saing produk hasil laut," ujar Eliyunus.
Adapun beberapa topik strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
1. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih; 2. Pengembangan Kawasan Budi Daya Tematik; 3. Penguatan nelayan, penataan ruang laut, dan peningkatan daya saing produk perikanan.
Menindaklanjuti pembahasan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan diharapkan melakukan pemetaan wilayah, identifikasi kelompok nelayan dan pembudidaya ikan, penentuan lokasi prioritas, serta penyusunan usulan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Kehadiran tokoh diaspora, Etika Hia, turut memperkuat komunikasi dan jejaring dukungan berbagai pihak bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan.
Sementara itu, Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf menegaskan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Nias Barat harus menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan daerah.
Ia menambahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan yang maju, produktif, dan berkelanjutan melalui sinergi program dan kegiatan.
"Potensi laut Nias Barat sangat besar. Dengan sinergi dan dukungan yang tepat, potensi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber kemakmuran bagi nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat," pungkasnya.(KZ).











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda