Breaking News
Memuat breaking news...

Teladani Cinta Rasulullah, Al Hidayah Langsa Tebar Kasih untuk Anak Yatim di Momentum Maulid

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 September 2026 - 10.37 AM WIB
3
Teladani Cinta Rasulullah, Al Hidayah Langsa Tebar Kasih untuk Anak Yatim di Momentum Maulid
PEUSIJUEK PENUH DOA — Penasehat Al Hidayah Langsa M. Haikal Alfisyahrin, ST mengikuti prosesi peusijuek pada Maulid Nabi di Masjid Quba, Langsa Lama, Minggu (13/9). (Ist)
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (beritasore.co.id) - Dengan hati yang dipenuhi rasa syukur dan cinta kepada Rasulullah SAW, Al Hidayah Kota Langsa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang penuh kehangatan dan keberkahan di Masjid Quba, Gampong Sidoarjo, Kecamatan Langsa Lama, Minggu (13/9).

Peringatan Maulid kali ini tidak hanya diisi dengan lantunan shalawat dan tausiyah, namun diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian. Al Hidayah menyantuni sejumlah anak yatim sebagai bentuk kasih sayang dan meneladani akhlak mulia Baginda Rasulullah SAW yang sangat mencintai anak-anak yatim.

Suasana semakin khidmat dengan dilaksanakannya prosesi adat peusijuek kepada Peunasehat Al Hidayah Kota Langsa yang juga Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST. Tradisi penuh makna ini menjadi ungkapan doa tulus agar beliau senantiasa diberi kekuatan, keikhlasan, dan keberkahan dalam mengemban amanah untuk ummat dan masyarakat.

Ketua Al Hidayah Kota Langsa, Siti Jamaliah, menyampaikan bahwa Maulid Nabi adalah momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah di dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid ini bukan sekadar mengenang hari lahir Rasulullah, tapi momentum untuk belajar meneladani kelembutan akhlak dan besarnya kepedulian beliau kepada sesama. Rasulullah bersabda, orang yang menyantuni anak yatim akan dekat dengan beliau di surga,” ujarnya dengan penuh haru.

Menurut Siti Jamaliah, kegiatan ini menjadi dua kebaikan sekaligus. Santunan anak yatim adalah wujud kepedulian dan dakwah dengan kasih sayang, sementara peusijuek adalah ikhtiar melestarikan kearifan lokal Aceh yang sarat akan doa dan harapan baik.

“Kami ingin Maulid ini menjadi perekat silaturahmi, penguat ukhuwah Islamiyah, serta pengingat untuk terus menjaga nilai agama yang bersanding indah dengan adat dan budaya Aceh,” tambahnya.

Acara berlangsung dalam suasana khidmat, sejuk, dan penuh kekeluargaan. Doa-doa dipanjatkan bersama oleh pengurus dan anggota Al Hidayah Kota Langsa, tokoh masyarakat, jamaah Masjid Quba, serta masyarakat setempat yang hadir.

Ia berharap, kegiatan yang menyejukkan hati seperti ini dapat terus menjadi tradisi kebaikan Al Hidayah, untuk menebar manfaat dan cahaya Islam di tengah-tengah masyarakat.(wmi)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait