Breaking News
Memuat breaking news...

Tangis Seorang Ayah di Batu Bara, Punya BPJS Tapi Tak Punya Ongkos Bawa Anak ke Rumah Sakit

Redaksi
Redaksi
Senin, 17 Agustus 2026 - 4.37 PM WIB
13
Tangis Seorang Ayah di Batu Bara, Punya BPJS Tapi Tak Punya Ongkos Bawa Anak ke Rumah Sakit
Ruslan (30), warga Dusun Tasak Baru, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, terbaring di rumahnya. Sabtu (16/8/2026). Foto: beritasore.co.id
Reading Comfort
adjust the font size

BATU BARA (beritasore.co.id): Ruslan (30), warga Dusun Tasak Baru, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, hanya bisa pasrah terbaring lemah di kediamannya. Ia diduga mengidap penyakit paru-paru dan jantung.

Di usia yang seharusnya penuh semangat mengejar cita-cita untuk membahagiakan kedua orang tuanya, Ruslan justru harus berjuang melawan penyakit yang membuat kondisi tubuhnya semakin lemah dan mengecil.

Berdasarkan informasi dari laman Sumut24.com, pemuda kelahiran 1996 itu kondisinya sangat memprihatinkan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara, M. Amin, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melihat langsung kondisi Ruslan setelah informasi tersebut beredar di media sosial Facebook.

"Organisasi PWI bersama jajaran langsung mendatangi kediaman Ruslan untuk melihat kondisinya sekaligus menyerahkan bantuan. Kami berharap para pemangku kepentingan, terutama tenaga kesehatan, segera bertindak," ujar M. Amin, Sabtu (16/8/2026).

Sementara itu, ayah Ruslan mengatakan, penyakit yang diderita anaknya diketahui setelah ada keterangan dari pihak RS Bidadari.

"Ruslan memiliki BPJS, tapi untuk membawanya ke rumah sakit kami tidak punya biaya," ujarnya dengan menarik napas panjang.

Ia menceritakan kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Keluarga berharap Ruslan dapat segera mendapatkan penanganan medis yang layak.

"Bagi kami, kesembuhan Ruslan bukan sekadar harapan, tetapi doa yang terus kami panjatkan setiap saat. Kami tidak ingin menyerah. Kami hanya berharap ada kepedulian dari orang-orang yang tergerak hatinya untuk membantu," ucapnya sambil meneteskan air mata.

Keluarga berharap ada uluran tangan dari masyarakat maupun pihak terkait untuk membantu proses penyembuhan Ruslan.(als).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait