Breaking News
Memuat breaking news...

Tanggapi Keluhan Warga, Fraksi PKS Desak Pemko Medan Stabilkan Harga Bahan Pokok

Redaksi
Redaksi
Selasa, 25 Agustus 2026 - 4.11 PM WIB
3
Tanggapi Keluhan Warga, Fraksi PKS Desak Pemko Medan Stabilkan Harga Bahan Pokok
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan mendesak Pemerintah Kota Medan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Desakan itu disampaikan anggota Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, menyusul adanya aduan masyarakat terkait kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai membebani.

"Kami menerima aduan dari masyarakat terkait kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. Kami meminta Pemko Medan melalui OPD terkait untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok," ujar Syaiful di Medan, Selasa (26/8/2026).

Menurutnya, Pemko Medan perlu melakukan pemantauan harga secara berkala di pasar tradisional sekaligus memastikan pasokan tetap aman. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah lonjakan harga yang dapat menekan daya beli masyarakat.

Syaiful menegaskan, persoalan harga dan ketersediaan bahan pokok harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia meminta Pemko memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan distributor untuk menjaga kelancaran rantai pasok.

"Menjaga keterjangkauan bahan pokok merupakan bagian penting dalam melindungi kesejahteraan warga Kota Medan," katanya.

Ia menambahkan, stabilitas harga bahan pokok tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut hajat hidup masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar dan pasokan memadai.

"Fraksi PKS akan terus mendorong pemerintah daerah agar memberi perhatian pada persoalan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pengendalian harga dan penguatan pasokan di Kota Medan," pungkasnya.(MZ).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait