Breaking News
Memuat breaking news...

Simak Pidato Kenegaraan Prabowo, Wali Kota Medan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 8.18 AM WIB
4
Simak Pidato Kenegaraan Prabowo, Wali Kota Medan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritaspre.co.id): Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Jumat (14/8/2026).

Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Medan itu beragendakan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI.

Rapat Paripurna dimulai pukul 08.30 WIB dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen. Turut hadir unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.

Dalam pidato kenegaraannya menyambut HUT ke-81 RI bertema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", Presiden Prabowo menyampaikan laporan kinerja lembaga negara dan capaian pemerintah pusat.

Wali Kota Rico Waas tampak khidmat menyimak paparan Presiden, terutama terkait capaian ekonomi nasional.

Presiden Prabowo mengungkapkan di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global, ekonomi Indonesia tetap tangguh. Pada kuartal I dan semester I 2026, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,61 persen, tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa melampaui 5,4 persen dan menyentuh 6 persen.

"Pencapaian ini ditopang tren investasi. Tahun 2025 investasi menembus Rp1.931 triliun dan menyerap 2,7 juta tenaga kerja. Sementara semester I 2026, investasi mencapai Rp1.010 triliun dengan penyerapan 1,4 juta tenaga kerja," ujar Prabowo.

Presiden menegaskan pertumbuhan tinggi bukan tujuan akhir. "Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan investasi yang meningkat bukanlah tujuan utama. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Selain ekonomi, Prabowo juga memaparkan program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga menyinggung pembentukan Danantara untuk restrukturisasi BUMN.

Hingga kini, 290 BUMN tidak produktif telah ditutup. Langkah perampingan tersebut diklaim menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun, dengan potensi penghematan mencapai Rp70 triliun pada akhir 2026.(MZ)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait