Sebelum Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah, Siswi SDN di Bukit Malintang Sempat Masuk SekolahSebelum Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah, Siswi SDN di Bukit Malintang Sempat Masuk Sekolah

BUKIT MALINTANG (beritasore.co.id): Seorang siswi kelas II Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang ditemukan meninggal dunia pada Kamis (2/10/2026), ternyata sempat masuk sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasa.
Hal itu diungkapkan wali kelas II SDN tersebut, Anita, saat ditemui di ruang guru, Sabtu (3/10/2026).
"Siswa kami itu masuk belajar. Setelah jam istirahat, dia tidak masuk lagi. Kebetulan di sekolah ada kegiatan nonton bareng film G30S/PKI, dan saat ditanyakan kepada teman-temannya, tidak ada yang mengetahui keberadaannya," ujar Anita.
Anita menjelaskan, pada hari itu sebelum jam istirahat ia masih memberikan nilai pada pekerjaan siswa, termasuk pekerjaan korban. Saat itu korban terlihat ceria dan bahkan sempat menawarkan makanan kepada temannya.
Selama tahun ajaran ini, korban tercatat beberapa kali tidak masuk sekolah. Di mata guru dan teman-temannya, korban dikenal sebagai anak yang cenderung pendiam.
"Memang anaknya pendiam. Belakangan ini pun dia tidak ada menyampaikan keluhan apa pun kepada saya," kata Anita.
Ia mengaku tidak melihat adanya perubahan mencolok dalam interaksi korban dengan teman-temannya maupun keluhan tertentu menjelang kejadian.
Saat wartawan mendatangi sekolah pada Sabtu (3/10/2026), para siswa kelas II telah pulang sehingga belum dapat dimintai keterangan langsung.
Terpisah, Kepala SDN tersebut, Ernita, S.Pd, mengatakan pihaknya telah menerima kunjungan dari berbagai pihak untuk meminta keterangan, mulai dari media, pihak kecamatan, Dinas Pendidikan, hingga kepolisian.
"Tidak apa-apa, memang sudah banyak yang datang meminta keterangan, baik dari media, pihak kantor camat, Dinas Pendidikan maupun kepolisian," ucap Ernita.
Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada di kantor dinas. Setelah menerima telepon mengenai kejadian tersebut, ia langsung menuju Puskesmas Bukit Malintang untuk melihat kondisi korban dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Ernita juga menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan bersedia memberikan informasi yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan.
Sebelumnya, berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban berinisial NAL ditemukan meninggal dunia pada Kamis (2/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di belakang rumahnya di Desa Pasar Baru Malintang, Kecamatan Bukit Malintang.
Korban pertama kali diketahui oleh adiknya yang berusia 5 tahun. Adik korban kemudian memberitahukan kepada ibu mereka, yang selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar.
Personel Polsek Siabu yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan melakukan penyelidikan awal.
Dalam hasil pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain, namun terdapat jejas pada bagian leher korban.
Pihak keluarga telah mengajukan permintaan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi dan pendalaman penyelidikan kepolisian.(Kandar).










Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda