Rico Waas Dukung Nama Pahlawan Nasional SM Amin Jadi Nama Jalan di MedanRico Waas Dukung Nama Pahlawan Nasional SM Amin Jadi Nama Jalan di Medan

MEDAN, (beritasore.co.id): Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan terhadap usulan pengabadian nama Pahlawan Nasional asal Sumatera Utara, Sutan Mohammad Amin Nasution, sebagai nama jalan di Kota Medan.
Menurut Rico, jasa, rekam jejak, dan kontribusi SM Amin bagi bangsa dan daerah sudah sangat layak untuk diabadikan.
Dukungan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi keluarga besar SM Amin Nasution bersama sejumlah sejarawan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (18/9/2026).
"Terima kasih atas kehadiran keluarga besar SM Amin Nasution. Sebelum pertemuan ini, saya sudah melihat dan mempelajari prosesnya. Ternyata usulan ini sudah disampaikan sejak tahun 2022," ujar Rico Waas.
Dalam pertemuan itu, Rico didampingi Kadishub Medan Iswar Lubis, Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, Kadis Perkim Cikataru Jhon Ester Lase, serta Kabag Hukum Junaidi Sanjaya.
Rico menilai, usulan tersebut memiliki dasar yang kuat jika dilihat dari kredibilitas dan jasa SM Amin Nasution yang pernah menjabat sebagai Gubernur Muda Sumatera Utara I dan Gubernur Sumatera Utara III.
"Secara kredibilitas dan nama besar, SM Amin sudah sangat layak menjadi nama jalan," tegasnya.
Meski demikian, Rico menjelaskan bahwa perubahan nama jalan harus sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Pemko Medan harus memastikan ruas jalan yang diusulkan bukan jalan nasional maupun jalan provinsi, serta harus memperoleh persetujuan dari masyarakat terdampak.
"Yang penting bukan jalan nasional dan provinsi, kemudian 70 persen masyarakat setuju dan bersedia jalan tersebut diganti. Dokumennya juga harus benar," jelasnya.
Ia menambahkan, diperlukan kajian tambahan yang mempertimbangkan aspek administratif, sosial, dan kultural, termasuk tingkat keterkenalan nama jalan yang sudah ada di masyarakat.
Menurut Rico, pengusulan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum untuk memperkenalkan kembali sejarah dan kontribusi SM Amin kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
SM Amin Nasution dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah pemerintahan di Sumatera Utara dan memiliki perhatian besar terhadap gagasan otonomi daerah. Pengabadian namanya dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga memori sejarah daerah.
Untuk itu, Pemko Medan akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan membentuk tim khusus.
"Kami akan membuat tim untuk menindaklanjuti usulan ini," tegas Rico.
Rico juga meminta agar proses tersebut disertai sosialisasi kepada masyarakat.
"Nama pahlawan dan Gubernur Sumut pertama dan ketiga, ini yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Sosialisasikan," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga SM Amin Nasution, Dewi, mengatakan kedatangan mereka bersama sejarawan merupakan ikhtiar agar nama SM Amin dapat diabadikan sebagai nama jalan.
"Kami berinisiatif bersama para sejarawan untuk mendukung nama SM Amin menjadi nama jalan. Saya juga mewakili keluarga. Mudah-mudahan ini bisa terwujud atas bantuan Bapak Wali Kota Medan Rico Waas," ungkap Dewi.
Dalam audiensi tersebut, keluarga juga menyerahkan buku yang memuat sejarah dan perjalanan perjuangan SM Amin Nasution kepada Wali Kota Medan sebagai bahan kajian.
Perwakilan lainnya, Nurdin Lubis, menjelaskan bahwa usulan penggunaan nama SM Amin sebagai nama jalan telah disampaikan kepada Pemko Medan sejak 2002. Sementara proses pengkajian SM Amin sebagai Pahlawan Nasional berlangsung panjang hingga akhirnya ditetapkan pada 2022.
Rico menegaskan, Pemko Medan akan melihat seluruh aspek yang diperlukan agar usulan tersebut dapat diproses dengan baik, mulai dari jumlah kepala keluarga yang terdampak, persetujuan masyarakat, hingga kelengkapan dokumen administrasi.
"Ini cukup penting. Semoga dapat terealisasi," pungkasnya. (MZ).









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda