Breaking News
Memuat breaking news...

Raih Skor 5,60 Kategori Unggul IKAD 2025, Pemko Tebing Tinggi Komit Perkuat Inklusi Keuangan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 September 2026 - 8.59 AM WIB
4
Raih Skor 5,60 Kategori Unggul IKAD 2025, Pemko Tebing Tinggi Komit Perkuat Inklusi Keuangan
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menerima audiensi Kepala Direktorat Jasa Keuangan OJK Sumut Yusri terkait capaian skor 5,60 kategori Unggul IKAD 2025 di Ruang Kerja Wali Kota, Gedung Balai Kota, Rabu (2/9/2026).
Reading Comfort
adjust the font size

TEBING TINGGI (beritasore.co.id): Kota Tebing Tinggi mencatatkan prestasi membanggakan di sektor keuangan daerah. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Tahun 2025, Kota Tebing Tinggi berhasil meraih kategori Unggul dengan skor 5,60.

Capaian tersebut diapresiasi langsung oleh Kepala Direktorat Jasa Keuangan OJK Sumatera Utara, Yusri, saat beraudiensi dengan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, di Ruang Kerja Wali Kota, Gedung Balai Kota, Rabu (2/9/2026).

Yusri mengungkapkan, hasil survei yang dilaksanakan oleh PT Rise Indonesia menunjukkan tingkat inklusi keuangan masyarakat Kota Tebing Tinggi berjalan sangat baik. Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tebing Tinggi.

"Akses inklusi keuangan masyarakat Tebing Tinggi mencapai skor 5,60 dan masuk kategori Unggul. Kami mengapresiasi kolaborasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Ke depan, peran TPAKD perlu terus kita optimalkan agar seluruh proses dan kebutuhan akses keuangan masyarakat dapat kita hubungkan (link-kan)," ujar Yusri.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh pihak terkait atas pendampingan selama proses evaluasi.

Menurut Wali Kota, akses keuangan tidak hanya soal ketersediaan layanan, tetapi juga pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan produk keuangan secara bijak dan tepat.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan atas pelaksanaan dan pendampingan kegiatan survei akses keuangan daerah ini. Semoga audiensi dan survei ini dapat menghasilkan informasi, rekomendasi, serta langkah-langkah strategis yang bermanfaat dalam memperkuat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tebing Tinggi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan," kata Iman Irdian.

Sementara itu, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan OJK, Roni Ukurta Barus, menjelaskan bahwa penilaian IKAD disusun secara berkala melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, seperti Kementerian PPN/Bappenas, Kemenko Perekonomian, Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), dan Kementerian Dalam Negeri.

Roni memaparkan, sejumlah indikator utama yang menopang predikat Unggul Kota Tebing Tinggi meliputi tingginya angka kepemilikan tabungan, pinjaman individu, polis asuransi, persebaran ATM, agen Laku Pandai, merchant QRIS, hingga rasio Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

"Meski demikian, masih ada catatan yang perlu ditingkatkan ke depan, yaitu pada indikator jumlah debitur serta nominal akumulasi pinjaman untuk sektor UMKM," jelas Roni.

Di kesempatan yang sama, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas, Rosy Wediawaty, menegaskan bahwa perluasan akses keuangan merupakan langkah awal, bukan tujuan akhir. Tantangannya adalah memastikan masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara aman, produktif, dan berkelanjutan.

"Dengan menjadikan IKAD sebagai instrumen pengukuran dan SASKAD sebagai sumber evidence lapangan, pemerintah daerah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mempercepat pencapaian target inklusi dan kesejahteraan keuangan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Rosy.

Audiensi diakhiri dengan diskusi interaktif, penyerahan plakat, dan foto bersama.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, serta tim teknis dari PT Rise Indonesia.(Yan)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait