Breaking News
Memuat breaking news...

Raih 143 Suara, Muslim Armas Kembali Pimpin PPTIM 2026-2030

Redaksi
Redaksi
Minggu, 23 Agustus 2026 - 8.19 AM WIB
2
Raih 143 Suara, Muslim Armas Kembali Pimpin PPTIM 2026-2030
Teks Foto Baru: Ketua Umum PPTIM terpilih periode 2026-2030, Muslim Armas, menyampaikan pidato perdananya usai ditetapkan dalam Mubes XXI Taman Iskandar Muda di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Sabtu (22/8/2026)./Ist
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (beritaspre.co.id): Pengusaha asal Aceh, Muslim Armas, kembali dipercaya menahkodai Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM). Ia terpilih secara meyakinkan sebagai Ketua Umum PPTIM periode 2026-2030 dalam Musyawarah Besar (Mubes) XXI Taman Iskandar Muda yang digelar di Aula Masjid Baiturrahman, Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Kemenangan petahana itu diraih dengan suara telak. Dari 36 nama calon yang masuk bursa Tim Formatur, Muslim Armas meraup suara terbanyak dengan 143 suara. Sesuai mekanisme sidang, peraih suara terbanyak langsung ditetapkan sebagai ketua umum terpilih.

"Calon dengan suara terbanyak kita tetapkan sebagai ketua umum terpilih," tegas pimpinan sidang, Ridwan Idris, saat membacakan hasil pemilihan.

Di bawah Muslim, enam nama dengan suara terbanyak lainnya ditetapkan sebagai Tim Formatur. Mereka adalah Saiful Bahri (58 suara), Yusra Huda (43 suara), Iskandar Kasli (38 suara), Amiruddin Usman (36 suara), Zulkifli Ibrahim (32 suara), dan Yani Paripurna (30 suara).

Menanggapi amanah keduanya memimpin organisasi paguyuban Aceh terbesar di perantauan itu, Muslim justru melontarkan kalimat istirja.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un," ucap Muslim membuka sambutannya.

Baginya, memimpin organisasi sosial seperti PPTIM bukanlah jabatan untuk dibanggakan, melainkan amanah berat yang menuntut keikhlasan.

Pada periode keduanya ini, Muslim membawa dua agenda besar. Pertama, regenerasi dan pengkaderan. Ia tak ingin kepemimpinan PPTIM stagnan pada figur yang itu-itu saja.

Ia meminta pengurus memberi panggung seluas-luasnya bagi kader muda untuk tampil dan mengambil peran strategis.

"Jangan sampai nanti 4 tahun lagi saya diminta kembali lagi untuk jadi ketua," ujarnya berkelakar namun serius.

Kedua, reorientasi program ke kampung halaman. Muslim mengingatkan visi besar PPTIM, tajunjong nanggroe atau pulang membangun negeri.

Menurutnya, selama ini perhatian organisasi masih dominan untuk warga Aceh di perantauan yang rata-rata sudah mapan. Sementara di Aceh sendiri, masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

"Kalau kita hanya mengurus anggota kita di sini saja, kebanyakan kita di sini sudah banyak yang mapan, tapi di kampung halaman kita sendiri masih sangat banyak yang butuh perhatian," kata Muslim.

Ia pun mengajak seluruh pengurus baru menjadikan kerja organisasi sebagai ladang ibadah.

"Kita niatkan bahwa kita hadir di sini dalam rangka ibadah dan memberikan manfaat untuk masyarakat. Tanpa itu rasanya percuma kita berpeluh-peluh, membuang waktu kalau tidak ada nilainya di mata Allah SWT," tuturnya.

Sebelumnya, Mubes XXI TIM 2026 dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Dalam sambutannya, Riefky yang juga putra asal Bireuen itu menekankan agar TIM tidak hanya menjadi penjaga warisan leluhur, tetapi juga rumah yang adaptif dan inovatif bagi generasi muda.

"Memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tumbuh, berkreasi, berinovasi, dan berani bermimpi besar," kata Riefky.

Riefky yang juga tercatat sebagai anggota Majelis Mufakat PPTIM berharap Mubes kali ini menjadi momentum pembaruan niat untuk membesarkan organisasi.

"Marilah kita jadikan musyawarah besar ini sebagai momentum untuk memperbarui niat dalam membesarkan organisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.(wmi).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait