PWMK dan Al Washliyah Sumut Bekali 80 Da'i-Da'iyah di Tanah KaroPWMK dan Al Washliyah Sumut Bekali 80 Da'i-Da'iyah di Tanah Karo

MEDAN (beritasore.co.id): Sebanyak 80 da'i dan da'iyah mengikuti Pembekalan dan Bimbingan Da'i/Da'iyah Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Angkatan Keempat yang digelar Persatuan Wanita Muslim Karo (PWMK) bekerja sama dengan Majelis Dakwah Al Washliyah Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Masjid Amal Bakti, Rumah Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan bertahap untuk memperkuat kapasitas da'i dan da'iyah dalam membimbing dan melayani kebutuhan keagamaan masyarakat Muslim di Kabupaten Karo.
Ketua PWMK, Hj. Linda Br Ginting, menjelaskan bahwa program pembinaan ini telah berjalan sejak Mei 2026 dan telah menjangkau sejumlah kecamatan.
"Angkatan pertama dilaksanakan pada 21 Mei 2026 dengan 30 peserta dari Kecamatan Barus Jahe, Dolat Rayat, dan Merdeka. Angkatan kedua pada 28 Juni 2026 dengan 60 peserta dari Kecamatan Berastagi, Namanteran, dan Simpang Empat. Sedangkan angkatan ketiga pada 19 Juli 2026 dengan 65 peserta dari Kecamatan Kuta Buluh, Tiganderket, dan Payung," ujar Linda.
Untuk angkatan keempat ini, peserta berasal dari lima kecamatan, yakni Kabanjahe 20 orang, Munte 20 orang, Tigapanah 20 orang, Merek 15 orang, dan Barus Jahe 5 orang. "Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta hari ini adalah 80 orang," katanya.
Menurut Linda, pembinaan ini bukan sekadar forum penyampaian materi keagamaan, melainkan juga menjadi ruang untuk menambah wawasan, mempererat silaturahmi, membangun semangat dakwah, serta memperkuat peran da'i dan da'iyah di tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran PWMK yang konsisten memberikan perhatian terhadap perkembangan dakwah Islam di Tanah Karo. PWMK, kata dia, tidak hanya bergerak dalam pembinaan umat, tetapi juga turut membantu pembangunan masjid dan mushala, terutama di wilayah yang masyarakat Muslimnya merupakan minoritas.
Adapun lokasi kegiatan, Masjid Amal Bakti Rumah Kabanjahe, merupakan salah satu masjid yang dibangun PWMK dan baru saja diresmikan. Linda pun berterima kasih kepada pengurus masjid yang telah memberikan izin dan memfasilitasi kegiatan, khususnya untuk materi Fardhu Kifayah.
"Tujuan besar program ini adalah melahirkan pendakwah yang tidak hanya mampu menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, keteladanan, dan kepedulian terhadap persoalan umat," ujar Linda.
Program ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat jaringan dakwah hingga 17 kecamatan di Kabupaten Karo. "Kami berharap umat Muslim di Tanah Karo semakin mencintai masjid dan meningkatkan salat berjamaah. Semoga masjid dan mushala semakin ramai, khususnya pada waktu salat fardu," harapnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber Ketua Majelis Dakwah Al Washliyah Sumut, Alexander Zulkarnaen, M.Pd., C.ITQ., C.QM., dan Kepala KUA Kecamatan Kabanjahe, Nasrun Tarigan, MA.
Dalam tausiyahnya bertema "Ruhiyah Da'i", Ustadz Alexander Zulkarnaen menekankan pentingnya kekuatan spiritual bagi seorang pendakwah.
"Ada kaidah dakwah yang berbunyi Ruhiyah Qoblad Dakwah. Seorang da'i dan da'iyah harus menyadari pentingnya aspek ruhiyah atau spiritual sebelum menyampaikan risalah dakwah," jelasnya.
Menurut dia, kekuatan spiritual merupakan modal fundamental agar dakwah yang disampaikan memberikan hasil yang baik atau muntijah. Karena itu, seorang da'i perlu memiliki waktu khusus untuk berkhalwat atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selaku Ketua Majelis Dakwah Al Washliyah Sumut, Alexander mengaku senang dapat berkolaborasi dengan PWMK. "PWMK merupakan salah satu lembaga yang sangat peduli dengan perkembangan dakwah di Tanah Karo," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kabanjahe, Nasrun Tarigan, memberikan pembinaan mengenai Fardhu Kifayah. Ia menyebut bilal jenazah merupakan garda terdepan dalam pelayanan keagamaan, sehingga regenerasi tenaga muda yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam pelaksanaan Fardhu Kifayah menjadi kebutuhan penting.
Salah seorang peserta, Angga Tarigan, S.Pd.I., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama penguatan semangat berdakwah serta praktik Fardhu Kifayah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar PWMK yang telah memfasilitasi kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kami," katanya. (wmi)








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda