Breaking News
Memuat breaking news...

PT Inalum Buka Pintu Bendungan Asahan 3, Warga Diimbau Menjauh 500 Meter dari Sungai

Redaksi
Redaksi
Kamis, 29 Oktober 2026 - 7.31 AM WIB
12
PT Inalum Buka Pintu Bendungan Asahan 3, Warga Diimbau Menjauh 500 Meter dari Sungai
Reading Comfort
adjust the font size

ASAHAN (beritasore.co.id): Surat edaran mengenai pembukaan pintu air Bendungan Asahan 3 dan Bendungan PT Inalum Paritohan beredar luas di media sosial Facebook dan TikTok pada Rabu, 28 Oktober 2026. Surat tersebut memicu kekhawatiran warga di sepanjang aliran Sungai Asahan.

Surat edaran itu berisi imbauan kepada masyarakat di tiga kecamatan, yakni Bandar Pulau, Aek Songsongan, dan Rahuning, untuk tidak beraktivitas di pinggiran Sungai Asahan pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Selain itu, beredar pula isu di masyarakat, termasuk di Kota Tanjungbalai, bahwa pembukaan pintu bendungan akan menyebabkan air laut pasang dan membanjiri permukiman penduduk.

Isu tersebut dibantah oleh Humas PT Inalum, Lambas Sianipar. Ia menegaskan bahwa pembukaan pintu air merupakan kegiatan operasional normal dan debit air yang dilepas tidak besar.

"Ini merupakan bagian dari kegiatan normal kami. Hal yang biasa, karena debit air yang keluar tidak begitu besar mengalir ke Sungai Asahan," ujar Lambas saat dikonfirmasi wartawan di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Rabu (28/10/2026) sore.

Menurut Lambas, surat edaran yang disampaikan PT Inalum kepada pemerintah desa sekitar bersifat sementara dan hanya berlaku bagi masyarakat dalam radius 500 meter dari pintu bendungan, yakni dari kawasan Sampuran Siharimau ke arah hilir sungai.

"Yang kita antisipasi sebenarnya adalah masyarakat yang berada dari pintu dam dibuka sampai intake Asahan 3 yang saat ini sudah ada usaha-usaha pariwisata baru, agar sedikit menghindar dari pinggiran Sungai Asahan. Tapi kalau untuk daerah lain sama sekali tidak berdampak," jelasnya.

Pantauan wartawan di kawasan wisata Asahan 3 menunjukkan aliran sungai setelah pintu bendungan dibuka tidak mengalami peningkatan signifikan. Aliran air terlihat normal dan tidak mengganggu aktivitas warga sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.(min).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement