Plt Bupati Langkat Dorong Merga Silima Jadi Mitra Strategis Pembangunan DaerahPlt Bupati Langkat Dorong Merga Silima Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

LANGKAT (beritasore.co.id): Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mendorong Persadaan Merga Silima untuk terus memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya Karo, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Tiorita saat menerima audiensi pengurus Persadaan Merga Silima di Ruang VIP Kantor Bupati Langkat, Senin (7/9/2026). Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi dan persiapan pelantikan pengurus periode 2026-2029 yang dijadwalkan akhir September 2026.
Audiensi dihadiri Ketua Terpilih Persadaan Merga Silima Edi Bahagia bersama jajaran pengurus. Turut mendampingi Plt Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, Kepala BPKAD Iskandarsyah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nur Elly, Kabag Kesra Suhaimi, serta Plh Kabag Umum Beni.
Ketua Terpilih Edi Bahagia menyampaikan, pelantikan pengurus periode 2026-2029 ditargetkan dihadiri sekitar 1.500 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat yang telah membentuk kepengurusan Persadaan Merga Silima.
Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat kebersamaan masyarakat Karo di Langkat. Kepengurusan baru diharapkan semakin solid dalam menjaga persaudaraan dan melestarikan nilai-nilai budaya Karo.
Menanggapi hal itu, Tiorita menyambut baik dan mengapresiasi semangat masyarakat Karo yang terus menjaga persatuan dan memberikan kontribusi bagi daerah.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan seperti Persadaan Merga Silima memiliki peran vital dalam memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Langkat. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan harus terus dikembangkan sebagai modal menciptakan daerah yang harmonis dan kondusif.
"Teruslah membawa nama baik Karo di mana pun kita berada. Tetaplah berbuat baik, menjaga kebersamaan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah," pesan Tiorita.
Tiorita menekankan, pelestarian budaya bukan sekadar mempertahankan tradisi, melainkan mengimplementasikan nilai-nilai positif di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya, kata dia, harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan.
Sementara Edi Bahagia berkomitmen membawa organisasi menjadi lebih solid, aktif, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan program kerja dengan baik dan memperkuat hubungan antarpengurus di tingkat kecamatan.
Audiensi berlangsung akrab dan konstruktif. Kedua pihak sepakat membangun sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan Kabupaten Langkat.
Pemkab Langkat berharap pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kelestarian budaya Karo, dan mewujudkan Langkat yang harmonis serta berdaya saing. (bap)








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda