Breaking News
Memuat breaking news...

Penggunaan Listrik EBT Sumut 46%, Pemprov Dorong Investasi Energi Ramah Lingkungan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 5.52 AM WIB
2
Penggunaan Listrik EBT Sumut 46%, Pemprov Dorong Investasi Energi Ramah Lingkungan
foto; Sekretaris Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, ESDM Sumut Yosi Sukmono pada Konferensi Pers berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut, Kamis (10/9/2026).
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong penggunaan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sekaligus mempermudah investasi di sektor energi ramah lingkungan.

Pada 2025, penggunaan listrik EBT di Sumut tercatat mencapai 46%, menjadikan Sumut sebagai salah satu provinsi dengan penggunaan listrik EBT terbesar di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut Yosi Sukmono saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (10/9/2026).

"Kita salah satu yang terbesar penggunaan listrik EBT, 46 persen, itu termasuk pembangkit listrik air, uap, panas bumi, biomassa dll, kita akan terus dorong penggunaan energi yang ramah lingkungan," kata Yosi.

Menurut Yosi, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Sumut untuk meningkatkan penggunaan energi ramah lingkungan adalah dengan mempermudah masuknya investasi ke Sumut.

Langkah tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumut dalam mendorong pengembangan energi ramah lingkungan.

"Bukan hanya energi sebenarnya, kita terus berupaya mempermudah investasi, melakukan akselerasi agar investor lebih nyaman berinvestasi ke Sumut," kata Yosi.

Kepala Bidang Hidrogeologi, Mineral dan Batubara Hasan Basri menambahkan, pembangkit listrik EBT di Sumut tersebar di berbagai daerah.

Pemprov Sumut juga terus mengidentifikasi dan mengembangkan potensi energi ramah lingkungan lainnya.

"Kita masih terus melihat potensi-potensi yang ada dan mencoba terus mengembangkannya energi ramah lingkungan," kata Hasan.(lin)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait