Pemko Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar dan Amankan 36 Tabung LPG 3 Kg dari LaundryPemko Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar dan Amankan 36 Tabung LPG 3 Kg dari Laundry

Gunungsitoli (beritasore.co.id): Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui operasi pasar sekaligus inspeksi mendadak (sidak) terhadap penggunaan LPG tidak sesuai peruntukan, Senin (24/8/2026).
Operasi pasar digelar di halaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gunungsitoli, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli. Pada kegiatan itu, Pemko menyediakan 560 tabung LPG 3 Kg untuk masyarakat dengan harga eceran tertinggi (HET). Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan operasi pasar tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Usai operasi pasar, Tim Koordinasi dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Kota Gunungsitoli bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan personel Polres Nias melanjutkan kegiatan dengan sidak ke sejumlah pelaku usaha laundry.
Sidak ini bertujuan memastikan LPG bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan usaha komersial. Tim menyasar lima usaha laundry, yakni Naraya Laundry, Raja Laundry, Queen Laundry Coin Express, Ratu Laundry, dan Coin Laundry.
Hasilnya, tim menemukan 36 tabung LPG 3 Kg yang digunakan untuk operasional usaha. Rinciannya, 17 tabung di Raja Laundry, 16 tabung di Queen Laundry Coin Express, dan 3 tabung di Ratu Laundry.
Seluruh tabung tersebut diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gunungsitoli dan dibawa ke Polres Nias untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemko Gunungsitoli menegaskan akan menindaklanjuti temuan ini, termasuk mengevaluasi izin usaha yang terbukti melanggar ketentuan penggunaan LPG bersubsidi.
Pemko memastikan pengawasan distribusi LPG 3 Kg akan terus diperketat agar ketersediaan di tingkat masyarakat tetap terjaga.
"Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 Kg adalah barang bersubsidi untuk masyarakat miskin dan rentan, bukan untuk usaha komersial. Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar distribusinya tepat sasaran," demikian pernyataan resmi Pemko Gunungsitoli.(KZ)








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda