Breaking News
Memuat breaking news...

Pemko Gunungsitoli Gandeng BBPVP Medan Bekali Tenaga Kerja dengan Keterampilan Digital

Redaksi
Redaksi
Jumat, 18 September 2026 - 8.05 AM WIB
2
Pemko Gunungsitoli Gandeng BBPVP Medan Bekali Tenaga Kerja dengan Keterampilan Digital
Reading Comfort
adjust the font size

Gunungsitoli (beritasore.co.id): Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Program Tailor Made Training (TMT) untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika P. Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (16/9/2026).

Program TMT dirancang khusus dengan menyesuaikan materi pelatihan terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri. Peserta akan dibekali dua kompetensi utama, yakni Content Marketing dan Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Dalam sambutannya, Sekda Andhika P. Laoly mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja. Tenaga kerja dituntut memiliki kemampuan yang adaptif dan mampu mengikuti perkembangan teknologi, khususnya di bidang pemasaran digital.

"Pelatihan ini berbasis kompetensi, artinya memiliki standar kompetensi yang jelas, instruktur tersertifikasi, serta diakhiri dengan uji kompetensi dan sertifikasi. Tujuannya bukan sekadar meluluskan peserta, tetapi memastikan peserta benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja," ujar Andhika.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguasai pemasaran digital, mulai dari pemanfaatan media sosial, pembuatan konten, pengelolaan publikasi hingga pemahaman pasar digital.

"Peserta ditargetkan menjadi pribadi yang kompeten dan mandiri. Keterampilan adalah ijazah seumur hidup. Ijazah bisa lapuk dimakan waktu, tetapi keterampilan akan terus menghidupi pemiliknya sepanjang hayat," tegasnya.

Mewakili Kepala BBPVP Medan, Rohisma Pasaribu menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Pemko Gunungsitoli. Ia menekankan bahwa materi pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang dapat langsung diaplikasikan.

"Jangan melihat pelatihan ini hanya untuk mendapatkan sertifikat. Jadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk membuka usaha, bekerja, dan terus mengembangkan kemampuan," ujarnya.

Rohisma menjelaskan, dua paket pelatihan yang diberikan dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam mengelola konten dan memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, Dafril Hulu, S.E., dalam laporannya menyampaikan, pelatihan akan berlangsung selama 25 hari ditambah satu hari uji kompetensi, mulai 16 September hingga 16 Oktober 2026, yang dipusatkan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ziona Gunungsitoli.

Sebanyak 32 peserta yang merupakan warga Kota Gunungsitoli mengikuti pelatihan dan terbagi dalam dua kelas. Mereka telah melalui proses seleksi dengan persyaratan memiliki KTP Kota Gunungsitoli, berminat pada bidang pelatihan, berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian, sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Selama pelatihan, seluruh fasilitas ditanggung oleh BBPVP Medan, meliputi biaya pelatihan, makan siang, bantuan transportasi, seragam, modul, dan sertifikat pelatihan. Peserta yang dinyatakan kompeten dalam uji kompetensi juga berhak memperoleh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi yang selaras dengan perkembangan industri, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Kota Gunungsitoli.

Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan cinderamata dari Pemko Gunungsitoli kepada tim BBPVP Medan dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda Kota Gunungsitoli bersama perwakilan BBPVP Medan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dekranasda Kota Gunungsitoli, pimpinan LPK Ziona Gunungsitoli, para instruktur, dan seluruh peserta pelatihan.(KZ)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait