Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Samosir Gandeng TNI-Kementan Bangun Irigasi dan Jembatan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 2 Oktober 2026 - 1.31 PM WIB
2
Pemkab Samosir Gandeng TNI-Kementan Bangun Irigasi dan Jembatan
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (beritasore.co.id): Pemerintah Kabupaten Samosir bersinergi dengan TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pertanian (Kementan) membangun infrastruktur pertanian dan konektivitas wilayah. Dukungan tersebut meliputi pembangunan irigasi perpipaan sepanjang 15 kilometer untuk 680 hektare sawah, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, serta konservasi lingkungan.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, dan Dandim 0210/TU Letkol Inf Kiky Hardian di Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (1/10/2026).

Irigasi perpipaan akan mengairi lahan persawahan di tiga desa, yakni Desa Sideak, Desa Urat II, dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi. Proyek ini diharapkan mengurangi ketergantungan petani pada curah hujan, meningkatkan produktivitas, dan mendongkrak indeks pertanaman guna mendukung ketahanan pangan.

Sementara untuk konektivitas, dari 22 jembatan yang diusulkan Pemkab Samosir, sebanyak 20 unit disetujui untuk dibangun dan direhabilitasi. Keberadaannya akan memperkuat akses antarwilayah serta memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi.

Di sektor lingkungan, dilakukan konservasi melalui penanaman 350 batang pohon, meliputi tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon, untuk pemulihan fungsi hutan dan lahan.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan, pembangunan ini adalah wujud nyata sinergitas Pemkab Samosir dengan TNI di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kementan.

"Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Samosir. Berbagai skema kami upayakan, mulai dari APBD, sinergi dengan Pemprov Sumut, hingga kolaborasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga dan TNI. Ini inovasi untuk mencari sumber anggaran agar kebutuhan masyarakat tercukupi," ujar Vandiko.

Vandiko menyebut perhatian Kasad terhadap Samosir sangat besar. Sebelumnya, TNI telah membangun 31 unit sumur bor untuk air bersih.

"Luar biasa perhatian Bapak Kasad. Setelah sumur bor, kini kita dapat dukungan irigasi, jembatan dan konservasi. Ini sinergi yang luar biasa untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia pun meminta dukungan masyarakat, khususnya ketika jaringan pipa melintasi lahan warga.

"Ini harapan kita bersama. Saya berharap kepala desa, camat dan masyarakat mendukung penuh. Jangan sampai program yang sudah kita perjuangkan ini terkendala penolakan saat melintasi lahan. Manfaatnya akan kembali ke masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso menegaskan kegiatan ini merupakan Karya Bakti TNI sebagai pengabdian kepada masyarakat dan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kasad untuk membantu percepatan pembangunan daerah.

"Program ini butuh perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk koordinasi langsung dengan kementerian. Ini bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap Sumut, khususnya Samosir," ungkap Danrem.

Ia menambahkan, penyediaan air bersih melalui sumur bor akan dilanjutkan tahap kedua sebanyak 40 titik. Dengan realisasi tahap pertama 31 titik, totalnya akan mencapai 71 titik di Kabupaten Samosir.

"Kami mohon dukungan masyarakat dan semangat gotong royong. Pipanisasi ini sangat penting untuk pengairan dan produktivitas pertanian. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat," ujarnya.

Kepala Desa Sideak, Buntu Situmorang, menyambut baik pembangunan tersebut.

"Pembangunan ini membawa banyak manfaat untuk tiga desa di Kecamatan Palipi. Terima kasih kepada Bapak Kasad dan Bapak Bupati yang peduli dengan kebutuhan kami. Kami akan mendukung penuh," kata Buntu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Samosir Kompol Manumpak Sitorus, Pabung Samosir Mayor T. Siringo-ringo, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Ketapang, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Plt. Camat Palipi Haider Sitinjak, serta kelompok tani penerima manfaat.(hfs).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait