Breaking News
Memuat breaking news...

Pembangunan Monumen Toga Gultom Dimulai, Pemkab Samosir Siap Dukung Penataan Kawasan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 8.49 PM WIB
3
Pembangunan Monumen Toga Gultom Dimulai, Pemkab Samosir Siap Dukung Penataan Kawasan
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (beritasore.co.id): Kerinduan pomparan Toga Gultom untuk memiliki monumen sebagai penanda sejarah dan identitas mulai terwujud.

Pembangunan Monumen Toga Gultom di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan pematokan pondasi oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir (PTGS) Padot M. Gultom, Jumat (25/9/2026).

Pematokan pondasi tersebut menjadi tanda dimulainya kembali pembangunan monumen yang diharapkan tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi menjadi simbol sejarah, persatuan, dan kebersamaan seluruh pomparan Toga Gultom yang tersebar di Indonesia hingga mancanegara.

Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Turut hadir tokoh agama, panitia pembangunan, penasihat dan pengurus DPP PTGS, serta masyarakat setempat.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan tersebut. Menurutnya, monumen ini merupakan kerinduan lama yang akhirnya mulai direalisasikan.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Samosir, saya menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan Monumen Toga Gultom. Dengan doa yang kita gelar hari ini sebagai tanda dilanjutkannya pembangunan, kita berharap kerinduan untuk melihat tugu ini berdiri dapat segera terealisasi," ujar Vandiko.

Vandiko menegaskan, Pemkab Samosir pada prinsipnya siap mendukung penataan kawasan monumen, termasuk pematangan lahan dan pembangunan akses jalan.

"Kami siap mensupport untuk pematangan lahan dan jalan, namun serah terima aset harus jelas," tegasnya.

Kejelasan status dan proses serah terima aset, lanjutnya, menjadi penting agar dukungan pemerintah dapat dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan. Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan kawasan monumen tertata dengan baik sehingga memberi manfaat bagi masyarakat dan pomparan yang datang berkunjung.

Sementara itu, Ketua PTGS Padot M. Gultom mengatakan pembangunan monumen memiliki makna jauh lebih besar dari sekadar bangunan fisik.

"Pembangunan monumen ini bukan sekadar membangun sebuah bangunan. Ini merupakan simbol sejarah, identitas, persatuan dan kebersamaan seluruh pomparan Toga Gultom yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di seluruh dunia," kata Padot.

Ia berharap monumen tersebut menjadi pengingat bagi anak cucu tentang sejarah dan asal-usul leluhur, sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Padot menargetkan pembangunan rampung pada Maret 2027 dan diresmikan pada April 2027.

"Target kita bersama adalah pembangunan dapat diselesaikan pada bulan Maret 2027 dan peresmiannya April 2027. Pembangunan monumen ini menjadi lambang persatuan, kebanggaan dan warisan bagi generasi mendatang," ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, ia mengajak seluruh pomparan Toga Gultom untuk berpartisipasi melalui semangat gotong royong dan donasi sesuai kemampuan.

"Pembangunan ini merupakan bentuk kasih kepada leluhur dan warisan kepada generasi mendatang. Apa yang kita berikan hari ini akan dikenang anak cucu kita," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak, Camat Onan Runggu, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya. (Hfs)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait