Breaking News
Memuat breaking news...

Pastikan Kesiapan Operasional, Disnaker-KUM Nias Barat Verval Gerai dan Gudang Koperasi Merah Putih

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 2.51 PM WIB
2
Pastikan Kesiapan Operasional, Disnaker-KUM Nias Barat Verval Gerai dan Gudang Koperasi Merah Putih
Reading Comfort
adjust the font size

Nias Barat (beritasore.co.id): Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUM) menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi dan Validasi (Verval) pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Rapat yang menindaklanjuti Pedoman Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2026 ini berlangsung di Ruang Afo Bappelitbangda, Jumat (16/10/2026).

Kepala Bidang Koperasi Disnaker-KUM Nias Barat, Sozisokhi Gulo, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa dari target 105 KDKMP di Kabupaten Nias Barat, dua unit telah menyelesaikan pembangunan fisik 100 persen, yakni KDKMP Desa Simaeasi dan Desa Sitolubanua. Kedua koperasi tersebut dipersiapkan untuk mengikuti verifikasi faktual.

Rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi Tim Verval KDKMP terkait tugas, mekanisme pemeriksaan, kelengkapan dokumen, identifikasi kendala di lapangan, serta penyusunan rencana kerja dan tindak lanjut verifikasi.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat, Salome Waruwu, S.IP., M.M., menegaskan bahwa pemeriksaan harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Status kelayakan, kata dia, harus ditetapkan berdasarkan kondisi faktual di lapangan dengan kategori layak operasional, layak dengan catatan perbaikan, atau belum layak.

Ia juga menekankan agar seluruh hasil pemeriksaan, dokumen pendukung, dan dokumentasi foto diunggah ke dalam aplikasi SIMKOPDES sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing perangkat daerah, tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap mutu dan keselamatan konstruksi.

Sementara itu, Kepala Disnaker-KUM Nias Barat, Pariaman Daeli, S.E., M.Si., selaku Wakil Ketua Tim Verval, memaparkan materi yang merujuk pada paparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi. Ia menjelaskan empat tahapan utama verval, yakni pemeriksaan administratif, pemeriksaan lapangan, pengujian kesesuaian, serta penyusunan rekomendasi dan berita acara.

Kegiatan ini melibatkan jajaran asisten, tim teknis dari OPD terkait, perwakilan Project Management Office (PMO), para camat, unsur TNI termasuk Danramil Sirombu dan Mandrehe, serta perwakilan kepala desa. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses verifikasi dan validasi di lapangan.

Melalui langkah ini, Pemkab Nias Barat berharap seluruh gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP memenuhi persyaratan dan siap mendukung operasional koperasi. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, mendorong kemandirian usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(KZ).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait