Pasar Kampung Lalang Semrawut, Warga Soroti Lemahnya Penertiban Satpol PPPasar Kampung Lalang Semrawut, Warga Soroti Lemahnya Penertiban Satpol PP

MEDAN (beritasore.co.id): Kesemrawutan di kawasan Pasar Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, kembali menjadi sorotan. Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang meluber hingga ke badan jalan, ditambah parkir liar dan bongkar muat barang yang tidak teratur, menjadi penyebab kemacetan yang tak kunjung usai.
Dari pantauan wartawan di lokasi, Rabu (12/8) siang, arus lalu lintas di jalur penghubung antar-wilayah itu tersendat. Badan jalan utama menyempit akibat digunakan sebagai lapak jualan, lokasi parkir liar, dan area bongkar muat barang.
Sejumlah pedagang terlihat memilih berjualan di bahu jalan dan enggan masuk ke dalam gedung pasar yang telah disediakan.
Kondisi ini dikeluhkan warga. Salah seorang warga Kampung Lalang, Ahmad, mengatakan kesemrawutan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
"Seharusnya Satpol PP secara berkala melakukan penataan dan penertiban terhadap lapak liar. Kalau penertibannya setengah hati, ya beginilah jadinya, macet dan semrawut," ujar Ahmad kepada wartawan, Rabu (12/8).
Ahmad bahkan menduga ada pembiaran dan praktik pungutan liar yang membuat para PKL leluasa berjualan di badan jalan.
"Kami menduga ada oknum yang menarik upeti, sehingga PKL bisa merajalela dan memperparah keadaan. Kami minta Satpol PP Kota Medan bertindak tegas demi kenyamanan pengguna jalan," katanya.
Ia berharap penataan Pasar Kampung Lalang sejalan dengan program Wali Kota Medan untuk mewujudkan kota yang bersih, aman, nyaman, dan tertib.
"Seharusnya PAD dari retribusi parkir bisa meningkat, bukan malah diduga masuk ke kantong pribadi. Kinerja Kasatpol PP Medan perlu dievaluasi agar bisa berkolaborasi dengan perangkat pemerintahan lainnya," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satpol PP Kota Medan dan pengelola Pasar Kampung Lalang belum berhasil dikonfirmasi.(zul)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda