MPW PP Sumut Gelar Malam Renungan Suci di Bawah Tugu Pahlawan AmperaMPW PP Sumut Gelar Malam Renungan Suci di Bawah Tugu Pahlawan Ampera


DELI SERDANG (beritasore.co.id): Di bawah temaram lampu Tugu Pahlawan Ampera, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ratusan kader Pemuda Pancasila bersiaga dalam keheningan. Bukan aksi biasa, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara menggelar Malam Renungan Suci menyambut Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.
Kegiatan sakral itu digelar Rabu (30/9/2026) malam, mulai pukul 20.00 WIB hingga pergantian hari menuju Kamis, 1 Oktober 2026.

Apel renungan suci tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPW PP Sumut, Dr. H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum yang akrab disapa Ijeck. Sejak pukul 19.30 WIB, kader dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara telah memadati lokasi, menciptakan suasana khidmat menjelang detik-detik peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Momentum tersebut terasa istimewa. Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, berkenan hadir sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran jenderal bintang dua itu menjadi suntikan semangat dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Pemuda Pancasila Sumut.
"Kami dari MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara tadi malam, Rabu 30 September 2026, melaksanakan malam renungan suci menyambut Hari Kesaktian Pancasila yang dipusatkan di Tugu Pahlawan Ampera Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang," ujar Ijeck.
"Kami bangga Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto bisa hadir sebagai inspektur upacara. Ini tentu menjadi kebanggaan dan penyemangat bagi kami semua seluruh kader Pemuda Pancasila," sambung Ketua MPW PP Sumut periode 2022-2027 itu.
Lebih Dari Seremonial
Bagi Ijeck, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan renungan semata. Di tengah tantangan ideologi dan lunturnya pemahaman sejarah di kalangan generasi muda, malam renungan suci ini adalah ikhtiar untuk merawat ingatan kolektif.
Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober merupakan pengingat atas peristiwa kelam G30S/PKI 1965 dan tegaknya ideologi Pancasila sebagai dasar negara yang tak tergantikan. Tugu Pahlawan Ampera yang menjadi lokasi kegiatan pun dipilih bukan tanpa alasan, sebagai simbol perjuangan dan pengorbanan.
"Semoga kegiatan yang kita laksanakan tadi malam ini menjadi pengingat agar generasi penerus bangsa tahu bahwa untuk merdeka, negara ini penuh banyak pengorbanan," pungkas Ijeck.
Kehadiran unsur TNI bersama organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila dalam satu barisan di malam renungan suci ini mengirimkan pesan kuat: sinergi menjaga Pancasila sebagai jati diri bangsa masih kokoh terjaga di Sumatera Utara.(chen).









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda