Breaking News
Memuat breaking news...

Momen Hangat Dua Santri ICBS Payakumbuh Sowan ke Pimpinan DPRD Medan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 Oktober 2026 - 10.11 PM WIB
2
Momen Hangat Dua Santri ICBS Payakumbuh Sowan ke Pimpinan DPRD Medan
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Pimpinan DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, menerima kunjungan dua santri asal Kota Medan yang tengah menempuh pendidikan di Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Pertemuan berlangsung hangat di Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (14/10/2026) sore.

Dua santri tersebut adalah Nur Safa Ratifah Lubis (Kelas XI) dan M. Raffie Rabbani An Nabawi (Kelas VII). Keduanya mengaku sengaja datang untuk bersilaturahmi dan meminta nasihat kepada Hadi Suhendra yang dikenal sebagai pimpinan legislatif yang peduli terhadap pendidikan berbasis agama Islam.

"Sebagai santri yang menempuh pendidikan di luar provinsi, kami butuh banyak nasihat dan petuah dari Bapak Hadi Suhendra," ujar Safa.

Menurut Safa, petuah tersebut menjadi motivasi agar lebih semangat menimba ilmu agama yang kelak dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat kembali mengabdi di Kota Medan.

"Ke depan kami berharap bisa menjadi generasi muda yang sukses dan turut membangun Kota Medan seperti Bapak," timpal Raffie.

Menanggapi hal itu, Hadi Suhendra menegaskan bahwa kesuksesan hakiki tidak hanya diukur dari jabatan atau kedudukan di dunia. Menurutnya, kesuksesan akhirat harus menjadi prioritas utama.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar itu menyebut jabatan merupakan amanah dan ujian dari Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan.

"Jangan langsung berpikir saya orang sukses karena menjabat sebagai Pimpinan DPRD Kota Medan. Jabatan ini adalah amanah, ujian, dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT," kata Hadi.

Ia menambahkan, kesuksesan sejati adalah ketika manusia tidak melupakan kedudukannya sebagai hamba Allah SWT.

"Terkadang manusia lupa diri, lupa kalau kita ini hanya seorang hamba. Untuk itu, jangan pernah tinggalkan salat. Salat bukan hanya tiang agama, tetapi juga pengingat bahwa kita diciptakan untuk beribadah kepada-Nya," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Hadi juga membagikan kunci meraih keberkahan hidup dunia dan akhirat, yakni dengan menghormati kedua orang tua.

"Mau sukses? Hormati kedua orang tua kita. Jika kita menghormati mereka, kesuksesan akan datang menghampiri. Sebagai santri penghafal Al-Qur'an, niatkan hafalan itu untuk kedua orang tua. Minta selalu doa mereka, bahagiakan mereka, jangan pernah sakiti hati orang tua. Saya bisa sampai di titik ini pun karena doa dan rida kedua orang tua saya," tutupnya.

Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan itu ditutup dengan rasa syukur dari kedua santri.

"Terima kasih atas kesediaan Bapak menerima kami di sini. Petuah yang Bapak berikan sangat bermanfaat bagi kami. Insyaallah, kami akan semakin bersemangat menghafal ayat-ayat suci Al-Qur'an," ungkap keduanya.(MZ)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait