Breaking News
Memuat breaking news...

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pedagang Pasar Induk Lambaro Adu Kekompakan di Arena Lomba

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 11.56 AM WIB
2
Meriahkan HUT ke-81 RI, Pedagang Pasar Induk Lambaro Adu Kekompakan di Arena Lomba
Pedagang perempuan Pasar Induk Lambaro penuh konsentrasi mengikuti lomba kukur kelapa (kuh ue) dalam peringatan HUT ke-81 RI. 4
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (beritasore.co.id): Suasana Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (19/08/2026), tampak berbeda dari biasanya. Jika hari biasa riuh dengan aktivitas jual beli, kali ini riuh sorak dan tawa para pedagang pecah dalam aneka perlombaan kemerdekaan.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Besar sengaja menggelar lomba khusus bagi para pedagang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang untuk keluar dari seremoni formal. Tujuannya membangun kedekatan emosional antarpedagang yang selama ini sibuk dengan lapak masing-masing.

"Ini bukan sekadar lomba 17-an. Ini ikhtiar kita merajut silaturahmi dan menyalakan kembali semangat kebersamaan di jantung ekonomi rakyat, Pasar Induk Lambaro," ujar Sulaimi di sela kegiatan.

Antusiasme pedagang terlihat tinggi. Ibu-ibu pedagang tampil all-out saat mengikuti lomba kukur kelapa tradisional atau yang dalam bahasa Aceh disebut kuh ue. Tak kalah seru, para pedagang laki-laki adu kecepatan dan kekompakan dalam lomba gerobak sorong berpasangan dan gerobak air.

Panitia juga menyiapkan lomba-lomba jenaka lainnya yang mengundang gelak tawa, seperti mencari karet dalam tepung, keranjang kait, hingga jepit balon berpasangan.

Sulaimi bahkan ikut turun langsung ke arena dan berbaur dengan pedagang saat lomba kukur kelapa, yang disambut tepuk tangan peserta.

Menurut Sulaimi, kemeriahan ini diharapkan tidak berhenti sebagai euforia sesaat. Ia ingin energi positif dan kekompakan yang terbentuk selama lomba dapat terbawa dalam aktivitas harian di pasar.

"Menang kalah itu nomor dua. Yang paling utama adalah kekompakan. Kalau pedagangnya kompak, pembeli nyaman, pasar pun jadi harmonis dan ramai," pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara jajaran Diskopukmdag Aceh Besar dengan seluruh peserta lomba.(wmi)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait