Memanas, Komisi A Segera Gelar RDP Dengan KPAD LaburaMemanas, Komisi A Segera Gelar RDP Dengan KPAD Labura

Labuhanbatu Utara (beritasore.co.id): Komisi A DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).
Rencana RDP ini merupakan agenda penjadwalan ulang, setelah sebelumnya berbenturan dengan sejumlah jadwal dan agenda kerja DPRD Labura.
"Kemaren itu jadwalnya berbenturan dengan agenda Pansus LKPD, ini akan kita jadwal ulang kembali," jelas Ketua Komisi A, Darwin Halomoan Tanjung, Selasa (14/7).
Darwin juga menjanjikan jadwal ulang untuk rapat bersama KPAD Labura ini di wacanakan akan digelar dalam beberapa hari kedepan, "Kita jadwalkan akan dilakukan minggu depan," tegasnya.
Hingga kini belum diketahui secara pasti materi pokok dari agenda RDP yang akan dilakukan oleh Komis A DPRD Labura dengan KPAD.
Ketua Komisi A DPRD Labura itu hanya menyampaikan, "Hari Kamis nanti kami akan melakukan rapat internal terkait permasalahan pokoknya," ucapnya.
Terpisah, Ketua KPAD Labura, Idris Aritonang, mengatakan jika dirinya belum mengetahui adanya agenda kerja dari Komisi A DPRD Labura itu, "Belum ada info, dari mana informasi di dapat," jawab Idris.
Namun begitu, Idris Aritonang tidak merasa khawatir dengan agenda kerja Komisi A untuk menggelar RDP dengan organisasi yang ia pimpin, "Siap hadir tuan" jawab Idris saat merespon niat DPRD Labura tersebut.
Agenda rapat dengar dengan KPAD Labura ini menimbulkan spekulasi publik. Bahkan ada yang beranggapan, jika RDP yang akan digelar adalah sebagai aksi balasan berkaitan dengan adanya laporan polisi terhadap salah seorang anggota DPRD Labura, Ari Palopo Siregar.
Namun hal itu ditampik oleh Ari Palopo Siregar saat bertemu di Bintang Kopi Aek Kanopan, Selasa (14/7). "Persoalan isu miring adanya laporan hukum terhadap diri saya yang dilakukan oleh anggota KPAD, menjadi poin terpisah dari agenda resmi Komisi A," ucap Popo.
Ari Palopo juga menekankan, "Perlu di catat, hingga hari ini, saya juga masih menunggu kebenaran isu itu. Sebab, setelah satu bulan lebih isu itu bergulir, tidak sekalipun ada panggilan resmi pihak kepolisian. Jadi, jangan ada narasi, seolah- olah agenda kerja Komisi A ini berkaitan dengan isu murahan seperti itu," tegas politisi Golkar tersebut.
Terkait isu adanya laporan polisi yang dilakukan kepada oknum anggota DPRD ini juga coba ditanya kebenarannya pada Ketua KPAD Labura, Idris Aritonang.
Menyikapi hal itu Idris Aritonang hanya menjawab, "Nanti kita ikuti aja prosesnya," tutupnya.(ils)









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda