Breaking News
Memuat breaking news...

Masyarakat Diminta Bijaksana Menyaring Informasi

Redaksi
Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026 - 10.04 PM WIB
152
Masyarakat Diminta Bijaksana  Menyaring Informasi
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di aula Dinas Pertanian, Selasa (14/7).beritasore.co.id/Ist
Reading Comfort
adjust the font size

KUALASIMPANG (beritasore.co.id): Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, mengingatkan masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyaring setiap informasi yang diterima.

Kemampuan memverifikasi informasi dinilai menjadi benteng utama menghadapi banjir informasi dan maraknya ujaran kebencian di media sosial.

Hal tersebut disampaikan Ismail saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di aula Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Distanbunnak), Selasa (14/7).

Dalam sambutannya, Ismail mengatakan pergeseran tantangan literasi di era digital menurutnya, persoalan utama masyarakat saat ini bukan lagi keterbatasan akses, melainkan ketidakmampuan memilah informasi di tengah arus digital yang begitu deras.

“Tantangan literasi hari ini sudah bergeser jauh. Kita tidak lagi kurang informasi, melainkan banjir informasi. Di sinilah pentingnya kemampuan melakukan verifikasi,” ujarnya..

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan etika bermedia sosial kepada generasi muda dan masyarakat luas. Media sosial, lanjut Wabup Ismail, harus dikembalikan fungsinya sebagai ruang berbagi ilmu dan menjaga silaturahmi.

“Ingatkan anak-anak didik dan masyarakat kita bahwa dunia digital juga memiliki norma moral. Media sosial harusnya menjadi ruang ilmu dan silaturahmi, bukan tempat untuk menebar caci maki, fitnah, ataupun ujaran kebencian (hate speech) yang merusak persaudaraan. Cerdas berliterasi berarti cerdas dan bijak dalam menggunakan jempol kita,” tegasnya.

Selaku pimpinan daerah, Ismail berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Ia menuntut adanya output nyata dari pelatihan ini berupa program literasi yang kreatif, inklusif, dan berdampak langsung pada peningkatan indeks literasi daerah.

Bimtek Literasi Informasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 14-16 Juli 2026. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pengelola perpustakaan sekolah, para guru, serta perwakilan komunitas dan penggiat literasi.

Turut hadir, Asisten Administrasi Umum Ir. Muhammad Zein serta jajaran pejabat di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Tamiang. (hen)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait