M. Firman Shah Resmi Pimpin SAPMA PP Sumut 2026-2030M. Firman Shah Resmi Pimpin SAPMA PP Sumut 2026-2030

Pelantikan Dirangkai Renungan Suci G30S/PKI di Kampung Kolam
MEDAN (beritasore.co.id): Kepengurusan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030 resmi dilantik, Rabu (30/9/2026) malam di Medan.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum SAPMA Pemuda Pancasila, Aulia Arif, S.H. Dalam prosesi tersebut, M. Firman Shah, S.H. resmi ditetapkan sebagai Ketua SAPMA PP Sumut periode 2026–2030.
Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru untuk memperkuat peran pemuda, pelajar, dan mahasiswa di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Aulia Arif menekankan pentingnya membangun organisasi yang solid dan adaptif.
"Kepengurusan yang baru harus mampu membangun organisasi yang solid, terbuka terhadap perkembangan zaman, serta aktif menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Aulia.
Ia juga meminta jajaran SAPMA PP Sumut menjadikan bidang pendidikan, kepemudaan, sosial, dan kebangsaan sebagai ruang pengabdian kader, dengan tetap menjunjung tinggi ideologi Pancasila.
Menanggapi amanah tersebut, M. Firman Shah menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh unsur kepengurusan.
"SAPMA PP Sumut akan kami arahkan menjadi wadah bagi pemuda, pelajar, dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi melalui kegiatan-kegiatan positif di tengah masyarakat," kata Firman.
Firman menambahkan, pihaknya akan mendorong program di bidang sosial kemasyarakatan, pendidikan, pengembangan kepemudaan, serta penguatan semangat persatuan dan kebangsaan.
Renungan Suci dan Bakti Sosial
Usai pelantikan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Renungan Suci untuk memperingati peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, itu dipimpin Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumut, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum. yang akrab disapa Ijeck.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim 0201/Medan Kolonel Inf. Fernando Batubara, S.Sos., M.Han., yang mewakili Pangdam I/Bukit Barisan.
Ketua Panitia, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., mengatakan rangkaian pelantikan dan Renungan Suci menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan peran generasi muda dalam menjaga persatuan serta nilai-nilai Pancasila," ujar Sugiat.
Selain refleksi sejarah, panitia juga menyalurkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako dan bantuan kesehatan kepada kader Pemuda Pancasila dan masyarakat di sekitar Kampung Kolam.
Sugiat menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara swadaya tanpa menyebarkan proposal maupun menerima bantuan dari pihak luar.
Sementara itu, Musa Rajekshah menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai pembelajaran.
"Ini untuk menjaga ideologi negara kita agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali. Kita ingin generasi muda mengingat sejarah dan menjaga kebersamaan serta persatuan. Karena untuk menjadikan negara ini seperti sekarang tidak mudah, banyak pengorbanan, jadi harus sama-sama kita jaga," ujar Ijeck.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperbanyak kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi tabur bunga di Tugu Ampera atau Tugu Pancasila sebagai bentuk penghormatan kepada para korban peristiwa G30S/PKI.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Kapolda Sumut, perwakilan Kajati Sumut, unsur Forkopimda Sumut, Ketua MPW PP Malaysia Khairuddin Adnan, jajaran MPC PP se-Sumut, serta ribuan kader Pemuda Pancasila dan masyarakat.(rel).









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda